radarjember.id - Gelaran memeriahkan hari kemerdekaan RI Ke-80 terus dilaksanakan oleh Pemkab Lumajang.
Termasuk, kegiatan drumband ikut digelar dan diikuti oleh siswa berkebutuhan khusus.
Keterbatasan fisik tak menyurutkan mereka untuk ambil bagian unjuk kebolehan.
Terbukti mereka ikut menampilkan drumband meski latihannya gampang-gampang susah.
Sebab, keterbatasan setiap siswa membuat tenaga pendidik membutuhkan ketelatenan berlebih.
Rata-rata mereka yang ikut tampil adalah siswa tuna netra dan pendengarannya terganggu.
Sehingga kemampuan untuk melihat dan mendengarkan tidak bisa digunakan dengan maksimal. Namun, mereka mampu tampil memukau.
“Alhamdulilah kita bisa mengajarkan anak- anak tuli dan anak-anak tuna netra bermusik, didalam kodratnya yang tidak bisa mendengar suara dan melihat apapun,” ucap Tenaga Pendidik SLBN Tompokersan, Alfin Ramadhan.
Persiapannya pun terbilang singkat, Alfin sapaan akrabnya menyebut jika waktu yang digunakan untuk berlatih hanya dua pekan lamanya.
“Sepekan latihan ditempat, satu pekannya lagi kita ajak latihan fisik dilokasi terdekat untuk membiasakan berjalan sambil bermain musik,” pungkasnya.
Menurutnya ada teknis khusus yang membuat mereka akhirnya bisa tampil maksimal. Salah satunya dengan bermain hafalan ketukan, tempo dan sentuhan pundak. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis