Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pengembang Desa Senduro di Lumajang Mulai Fokus Kembangkan Wisata Religi, Pengunjung Diajak Jadi Warga Lokal

Adeapryanis • Rabu, 20 Agustus 2025 | 12:32 WIB

DIKEMBANGKAN: Desa/Kecamatan Senduro terus berbenah mengembangkan wisata religi menggaet wisatawan mancanegara. (ADE APRYANIS/RAME)
DIKEMBANGKAN: Desa/Kecamatan Senduro terus berbenah mengembangkan wisata religi menggaet wisatawan mancanegara. (ADE APRYANIS/RAME)

 

radarjember.id - Potensi desa/kecamatan Senduro terus digali.

Selain disuguhkan dengan wisata alamnya, pihak pengelola kawasan Senduro mulai merambah wisata religi.

Salah satunya yang paling menonjol adalah wisata religi agama hindu yaitu Pura Mandhara Giri Semeru agung yang menjadi kiblat bagi umat Hindu.


Pengurus harin pura tersebut, Wira Dharma, menjelaskan pihaknya mulai fokus mengembangkan wisata religi.

Sebab, di Senduro terdapat banyak wisata religi yang perlu dikenalkan.

Hal ini, mampu menjadi daya tarik tersendiri untuk menggaet wisatawan mancanegara. Mereka juga tertarik mempelajari kebudayaan lokal yang lekat dengan adat istiadat.

“Selain pura, ada juga situs Selogending dan beberapa tempat religi lainnya. Dari beberapa bulan lalu kami fokus mengembangkan wisata religi, pengunjung yang datang bisa belajar langsung keagamaan yang dianut warga Senduro terutama agama Hindu,” ucapnya.

Secara geografis posisi Kecamatan Senduro memang cukup luas.

Kondisi penduduk yang beragam dari berbagai agama jadi perhatian tersendiri.

Termasuk mereka yang tinggal di wilayah Ranu Pani dan Argosari yang masih lekat dengan kebudayaannya.

Konsep wisata religi yang ditawarkan pengembang cukup menarik.

setiap pengunjung diajak menjadi warga lokal lengkap dengan busana dan kebiasaan yang dilakukan.

Hal ini menciptakan kesan menarik bagi pengunjung dan mampu mengenalkan Senduro dikelas Internasional.

“Mereka kami ajak untuk longstay di Senduro, kebiasaan yang kami lakukan setiap harinya itu yang kami berikan. Jadi kesannya mereka seperti menjadi warga lokal,” pungkasnya. (dea/fid)

 

 

Editor : Adeapryanis
#wisata religi #senduro #Lumajang