radarjember.id - Momen perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80 pada Minggu (17/8) mendatang terus dipersiapkan dengan matang.
Termasuk paskibra Lumajang mulai dilatih selama 20 hari kedepan.
Sayangnya, durasi latihan dipangkas dari biasanya.
Namun, bisa dipastikan tidak akan mempengaruhi kualitas penampilan saat puncak acara nanti.
Pelatih Paskibra Lumajang, Sarju, menjelaskan biasanya jangka waktu selama latihan berlangsung mencapai 28 hari.
Tapi, tahun ini dipangkas 8 hari sehingga menjadi 20 hari.
Pihaknya tidak tahu pasti alasan pemangkasan waktu tersebut. Namun, dengan sisa waktu itu anggota paskibra tetap memberikan yang terbaik.
Mereka dituntut untuk disiplin dan berlatih lebih serius. Aturan tata cara baris berbaris hingga pengibaran dan penurunan bendera mulai digembleng sejak Senin (28/7) lalu. Sebelumnya mereka mendapatkan latihan dasar di Stadion Lumajang.
“Sepekan lalu kita gembleng di Stadion, sedangkan mulai Senin (4/8) kemarin mulai latihan di Alun—alun Lumajang untuk pemantapan dan formasi baris berbaris,” ucapnya.
Selain itu, anggota paskibra yang diikuti
oleh 75 orang dengan rincian 35 putri dan 40 putra akan dilakukan karantinya mendekati H-3 puncak acara. Latihan akan lebih diperketat, sekaligus pengukuhan anggota paskibra.
Sedangkan saat ini 35 peserta dari daerah terjauh seperti Tempursari dan Pronojiwo ditempatkan di BKD Lumajang hingga pelaksanaan rampung. “Peserta yang rumahnya jauh kami siapkan mes. Kami juga mempertimbangkan keselamatannya. Di mes pun mereka dipantau langsung oleh Purna Paskibra Indonesia (PPI) Lumajang,” pungkasnya. (dea)
Editor : Adeapryanis