radarjember.id - Sejumlah Koperasi di Lumajang mulai bertransformasi menjadi koperasi digital.
Tujuannya untuk mempermudah sistem managerial.
Hanya saja, saat ini baru Koperasi di Kecamatan Pasrujambe yang menggunakan layanan secara digital.
Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang, Muhammad Ridha, menjelaskan digitalisasi koperasi jadi kebutuhan yang mendesak.
Jika tidak beradaptasi dengan perkembangan zaman maka, koperasi jelas akan ditinggalkan oleh anggotanya.
Salah satu contohnya, Kecamatan Pasrujambe yang menggunakan layanan koperasi digital.
Pengurus koperasi mulai memanfaatkan aplikasi mobile untuk pencatatan transaksi dan pelaporan keuangan yang lebih transparan.
Hasilnya, tingkat partisipasi anggota meningkat, dan operasional koperasi berjalan lebih maksimal.
“Ini bagian untuk mengikuti perkembangan zaman. Justru, melalui kecanggihan teknologi, tranparansi dan efesiensi bisa makin diperkuat. Sehingga koperasi yang sudah berjalan bisa makin mempermudah anggotanya,” ucapnya.
Kemudahan penggunaan koperasi digital juga menjadi tantangan bagi Pemkab Lumajang, agar koperasi lainnya juga setara. Artinya bisa memanfaatkan layanan digital yang sudah digagas.
Terutama, dengan melatih pengurus koperasi agar lebih melek digital.
Selain itu, Lumajang saat ini dipetakan menjadi kabupaten percontohan dalam pengembangan koperasi digital.
Besar harapan, agar semua koperasi di Lumajang mampu setara dengan koperasi yang sudah berjalan dengan sistem digital.
“Kami siapkan pelatihan koperasi digital khusus pengurus dan anggota yang masih terbiasa dengan sistem secara manual,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis