radarjember.id - Serangan hama wereng terus melanda sawah petani di Lumajang. Terbaru, total ada 1,5 hektar sawah yang terdampak di Kecamatan Kedungjajang.
Ketua DPD Perkumpulan Petani Pangan Nasional (P3NA) Jawa Timur Ishkak Subagio, menjelaskan serangan wereng mulai terjadi sejak satu bulan yang lalu.
Pengamatan awal, total 1,5 hektar sawah terdampak yang berada di dua lokasi yaitu Desa Umbul kecamatan Kedungjajang. Terbaru ada di Desa/Kecamatan Tempursari.
Dengan ukuran per rumpun nimfa 1-2 dan sudah masuk menjadi generasi ke-tiga.
Sedangkan serangan wereng batang coklat (WBC) populasinya mencapai 187 ekor.
Sehingga berdampak pada produktivitas padi.
“Kondisi ini akan terus terjadi jika tidak segera diatasi. Perkembangannya sangat cepat dalam kondisi cuaca panas dan lembab. Sedangkan WBC betina mampu bertelur 600 butir dan perkembangan dari nimfa menjadi imago relatif singkat,” ucapnya.
Ledakan populasi WBC dapat menyebabkan kerusakan serius pada tanaman padi. Baik dengan menghisap cairan tanaman maupun menularkan virus.
Langkah yang bisa dilakukan dengan gerakan pengendalian (gerdal) melalui penyemprotan insektisida dan pemantaun secara rutin untuk mengurangi populasi hama, dan meminimalisir kerugian.
“Belum, kemungkinan bulan depat akan dilakukan gerdal WBC,” pungkasnya. (dea)
Editor : Adeapryanis