Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Proses Pembangunan Jembatan Jagakan Klakah, Polres Lumajang Sediakan Jalur Alternatif Hindari Kemacetan

Atieqson • Rabu, 23 Juli 2025 | 12:41 WIB

ATUR: Sejumlah petugas kepolisian saat mengatur arus lalu lintas di kawasan area jembatan jagalan Klakah, kemarin. (ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)
ATUR: Sejumlah petugas kepolisian saat mengatur arus lalu lintas di kawasan area jembatan jagalan Klakah, kemarin. (ATIEQSON MAR IQBAL/RAME)

radarjember.id - Proses pembangunan jembatan jagalan Klakah masih berlangsung, kali ini progresnya pemasangan kontruksi dobel blok.

Sehingga, selain menerapkan arus lalu lintas buka tutup secara bergantian, juga ditambahi di antaranya ditutup selama 20 menit, kemarin.

Saat ini, terdapat dua unit crane besar yang di tempatkan di area dasar jembatan. Dua alat itu menuruntkan material cor-coran untuk membangun pondasi jembatan.

Praktis, untuk mendukung pembangunan berjalan lancar, dilakukan penutupan akses jalan sementara waktu.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, sebelumnya, sistem buka tutup lalu lintas dilakukan secara berkala setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB di area jembatan. 

"Kami memberlakukan sistem buka tutup dengan durasi 20 menit penutupan total, kemudian dua jam dibuka kembali. Ini kami lakukan agar pengerjaan pemasangan dobel yubok di bagian dasar jembatan bisa berjalan aman dan lancar," ujarnya.

Menurutnya, untuk menghindari kemacetan pihaknya juga menyiapkan jalur alternatif untuk kendaraan roda empat.

Bagi pengendara yang masuk ke Lumajang disarankan melewati jalur Ranupakis - Jalan Saunah - Jalan Nakaan hingga tembus ke Jalan Randuagung dan kembali ke jalan nasional.

“Selama proses pemasangan berlangsung, arus dari arah Lumajang menuju Probolinggo dan sebaliknya akan kami atur ketat. Untuk kendaraan kecil, kami imbau untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari antrean panjang,” tambahnya.

Sementara itu, untuk kendaraan besar seperti bus dan truk, tetap diizinkan melintasi Jalan Nasional melalui sistem buka tutup yang telah dijadwalkan oleh Satlantas.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek agar rekayasa lalu lintas bisa berjalan efektif tanpa mengganggu aktivitas warga terlalu besar. Kami juga menempatkan personel di beberapa titik untuk mengatur arus lalu lintas," pungkasnya. (son/fid)

 

Editor : Adeapryanis
#buka tutup jalan #perbaikan jembatan #Lumajang