radarjember.id - KEGIATAN Cek Sound di lapangan Desa Nguter, Kecamatan Pasirian mendadakan diberhentikan oleh pihak panitia.
Gara-gara sudah tiga kali penonton membuat onar.
Satu dua kali masih bisa ditoleransi, namun ketiga kalinya tidak bisa dimaafkan.
Dengan terpaksa kegiatan diberhentikan.
Kegaduhan yang terjadi semakin tidak terkontrol.
Diduga karena ada gesekan antar penonton yang membuat mereka tidak terima.
Penonton lain yang tidak ikut-ikutan langsung menyelamatkan diri.
Mereka tidak ingin terkena imbasnya.
Khawatir terkena pukulan tangan orang-orang tidak bertanggung jawab.
“Sudah tradisi kalau Lumajang sering terkenal kisruh kalau ada cek sound, reog, orkes dan sholawat,” komentar Cahyono Utomo.
Pihak kemanan pun yang berada di lokasi sekitar langsung mengamakan pelaku pembuat onar.
Khawatir kian parah, dan membuat kegiatan menjadi kacau. (dea)
Editor : Adeapryanis