radarjember.id - Even Segoro Topeng Kaliwungu pada Minggu (29/6) kemarin tidak henti-hentinya membuat pengunjung takjub.
Ada puluhan model tampil dengan menggunakan batik khas Lumajang sebelum penampilan puncak berlangsung.
Tujuannya, untuk mengenalkan batik ke penjuru dunia melalui even nasional.
Sebelumnya, mereka tampil dihadapan Wamen Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa, Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Yudha Aji Kusuma sekaligus pejabat penting lainnya dengan menggunakan balutan batik Lumajang sebagai ciri khas kota pisang tersebut.
Tak terkesan monoton, batik Khas Lumajang terlihat cantik dengan style yang berbeda.
Pengunjung asal Kecamatan Tempeh, Nawang Kasih, menjelaskan takjub dengan produk lokal asli Lumajang.
Batik sebagai identitas saat ini semakin diminati anak-anak muda karena stylenya yang trendi.
“Kalau dulu kesannya pakai batik kan seperti terlihat orang tua, ternyata saat ini karena banyak contoh style penggunaan batik jadi lebih fleksibel dan percaya diri,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati, menjelaskan produk lokal seperti batik patut diberi panggung dalam even nasional sekaligus menjadi bagian dari strategi pasar dan ekonomi kreatif untuk menunjang pengenalan produk.
Termasuk melalui Karisma Even Nusantara (KEN), semua potensi lokal daerah Lumajang bisa dikenalkan.
Karena pengunjungnya bukan hanya warga Lumajang, warga Mancanegara turut hadir menyaksikan kebudayaan Lumajang baik batik dan budaya lainnya.
“Kami ingin membawa batik Lumajang terus mendunia. Melalui even semacam ini bisa jadi ajang promosi. Apalagi saat ini tidak lagi digunakan dalam ajang formal, non formal pun juga bisa dikenakan,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Adeapryanis