radarjember.id - Pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah menjadi momen penting bagi Pemkab Lumajang untuk kembali menegaskan arah pembangunan daerah.
Termasuk, mendorong pembangunan akhlak generasi yang berakar pada nilai-nilai quran.
Ketua Yayasan Bahrusyifa Imam Suryadi mengatakan, kegiatan tahunan ini merupakan bagian dari misi yayasan untuk menjadikan quran sebagai ruh kehidupan sosial masyarakat Lumajang.
“Membaca Al-Qur’an di awal tahun adalah upaya mengetuk pintu langit, agar Kabupaten Lumajang senantiasa diberkahi dan dilimpahi kebaikan,” katanya saat melaksanakan peringatan tahun baru Islam di Alun-alun Lumajang, kemarin.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, gerakan membaca, menghafal, dan mengamalkan quran harus menjadi arus utama pembentukan karakter masyarakat Lumajang, mulai dari usia dini hingga orang tua.
“Gerakan tahfidz sekarang tidak hanya ditujukan untuk anak-anak, tetapi juga mengajak para orang tua untuk mencintai quran. Inilah kekuatan moral yang akan menjaga masa depan generasi Lumajang,” katanya.
Menurutnya, peringatan 1 Muharram ini bukan sekadar seremoni pergantian tahun, melainkan momen untuk berhijrah atau meninggalkan kelalaian menuju kesadaran, dari kebiasaan buruk menuju kehidupan yang lebih baik, sebagaimana semangat hijrah Nabi Muhammad SAW.
“Kita perlu bermuhasabah, introspeksi, dan memastikan bahwa tahun ini kita lebih bermanfaat, lebih berakhlak, dan lebih dekat dengan quran,” pungkasnya. (son/fid)
Editor : Adeapryanis