Radarjember.id- Banyaknya kecelakaan yang sebagian besar melibatkan armada truk pasir akhirnya mendapat perhatian.
Fraksi Nasdem-PKS DPRD Lumajang meminta Pemkab Lumajang untuk lebih tegas menertibkan lalu lintas kendaraan yang ugal-ugalan.
Juru bicara Fraksi Nasdem-PKS DPRD Lumajang Arif Wijayanto mengaku sangat prohatin dengan kecelakaan yang cukup terjadi di jalur armada truk pasir.
Mulai dari Kecamatan Sumbersuko, Kecamatan Tempeh, Kecamatan Pasirian hingga Kecamatan Candipuro.
“Harus ada langkah kongkrit untuk melakukan konsolidasi antara pemerintah dengan pemilik usaha angkutan agar memastikan kondisi kendaraan dalam baik dan bisa memberikan edukasi agar sopi tidak ugal-ugalan saat kondisi truk kosong,” katanya.
Menurutnya, sampai-sampai tidak sedikit warga mengunggah keluhan tersebut di media sosial.
Rata-rata mereka menyampaikan cukup banyak oknum sopir armada truk pasir yang masih melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya.
Padahal, aksi itu sangat membahayakan pengguna jalan lain.
Arif meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Lumajang untuk segera mencarikan langkah efektif untuk menekan angka kecelakaan.
Salah satu sarannya adalah mendorong instansi itu melakukan konsolidasi pemilik truk dan sopir angkutan pertambangan pasir.
Tidak hanya itu, instansi itu juga diminta menindak tegas armada truk yang masih melanggar aturan over dimension dan over loading (ODOL).
“Apakah Pemkab Lumajang lewat Dishub sudah melakukan langkah-langkah agar di Lumajang bisa zero ODOL?,” pungkasnya. (son/fid)
Editor : Adeapryanis