radarjember.id - Toko emas perhiasan yang terletak di persimpangan Jalan PB Sudirman disatroni komplotan rampok, siang kemarin.
Sekawanan maling yang diperkirakan empat orang itu menggondol emas perhiasan milik toko emas Singa Raja dengan memecah etalase.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.15. Modus komplotan pencuri tersebut berpura-pursa sebagai pembeli emas.
Setidaknya ada tiga orang yang masuk ke toko lalu memecah etalase.
Sempat dihadang oleh anak pemiliki toko, namun salah satu pelaku mengeluarkan sajam.
Abraham Antonius, anak pemilik toko itu menjelaskan, mulanya terdengar suara kaca pecah dan teriakan ibunya dari toko yang menjadi satu dengan tempat tinggalnya.
Setelah mengecek ternyata ada tiga orang merampas emas perhiasan di pojok etalase tempat emas perhiasan dipajang.
“Tiba-tiba ibu saya teriak, saya keluar. Kedok mau beli ternyata memecah kaca etalase pakai palu. Saya kelihatannya tiga orang, ternyata ada empat orang. Sebenarnya satu pelaku sempat ditangkap karena terjatuh. Terus waktu mau menangkap dia mengeluarkan senjata tajam,” katanya.
Etalase kaca yang dipecah menggunakan palu itu berada di bagian pojok kanan dari depan.
Palu yang terbungkus tas berwarna itu tertinggal di depan toko saat salah satu pelaku terjatuh.
Bahkan, beberapa gelang emas juga tampak ada yang tercecer tidak sempat terbawa oleh komplotan maling.
“Tidak pakai topeng, cuma pakai jaket gelap, yang saya tahu warna hitam sama pakai helm. Kulitnya gelap, sama pria dewasa. Tadi sempat jatuh yang satu, terus waktu didekati dia mengeluarkan senjata tajam. Untuk perhiasan lumayan (yang hilang, Red). Tapi belum tahu berapa masih dihitung,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Lumajang Iptu Edy Kuswanto mengatakan, pihak polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sejauh ini belum diketahui berapa kerugian yang dialami oleh toko emas Singa Raja tersebut.
“Tim dari Satreskrim Polres Lumajang melakukan olah TKP, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap korban untuk mengetahui jumlah kerugian. Jadi masih belum diketahui. Saat ini telah dilakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku pencurian emas ini,” pungkasnya. (son/fid)
Editor : Adeapryanis