Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Misrat Penjual Es Krim yang Diduga Dikeroyok oleh Lima Petugas Satpol PP Lumajang Resmi Cabut Laporan, ADA APA?

Atieqson • Kamis, 5 Juni 2025 | 01:32 WIB
MEDIASI: Misrat, pedagang es krim keliling di Alun-alun Lumajang saat menjalani mediasi dengan Satpol PP Lumajang, Selasa (03/06).
MEDIASI: Misrat, pedagang es krim keliling di Alun-alun Lumajang saat menjalani mediasi dengan Satpol PP Lumajang, Selasa (03/06).

TEGALCIUT, Radar Semeru - Masih ingat dengan Misrat, seorang pedagang es krim keliling di Alun-alun Lumajang yang dulu mengaku dikeroyok oleh Satpol PP Lumajang. Kini, kasus dugaan pemukulan yang telah dilayangkan ke kepolisian telah resmi dicabut.

Korban mencabut laporan setelah rombongan Satpol PP Lumajang berkunjung ke rumahnya di Desa Tegalciut, Kecamatan Klakah, pada Selasa (03/06) lalu. Mediasi itu berujung saling memaafkan satu sama lain.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, Pemkab Lumajang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya terhadap Misrat yang merasa diperlakukan tidak adil oleh petugas Satpol PP Lumajang.

“Soal pengeroyokan, sudah kita selesaikan dengan damai, hari ini (Selasa, Red) Satpol PP sudah ketemu dengan Pak Misrat dan meminta maaf, yang bersangkutan juga menerima untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan mencabut laporannya," kata Bunda Indah sapaan akrabnya.

Selain itu, Bunda Indah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Lumajang yang merasa terganggu dengan masalah ini.

“Kami pemerintah daerah memohon maaf, khususnya kepada Pak Misrat dan warga Lumajang secara umum atas kejadian ini, semoga kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (son)

Editor : M. Ainul Budi
#Satpol PP #Lumajang