Sebelumnya di Lumajang ada 3 sanggar yang mengikuti seleksi, dua diantaranya gugur hanya sanggar Suryo Putro Semeru yang berhasil lolos seteleh melewati rangkaian tes yang ketat. Ketua sanggar Ahmad Sirojul Munir menjelaskan, total sekitar 30 anggota akan berangkat tampil diajang bergengsi tersebut.
Dengan menampilkan tarian jaranan asli Lumajang yang akan mengguncang panggung Bromo. Semua persiapan sudah dimatangkan dengan baik, tinggal menunggu jadwal keberangkatan pada Sabtu (21/06) mendatang.
“Seleksinya ketat hanya diambil satu sanggar dari setiap provinsi. Alhamdulillahnya terpilih berkat kekompakan tim. Saat ini masih mengebut untuk persiapan agar bisa tampil memukau,” ucapnya.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan dan Pendidikan Masyarakat Dindikbud Lumajang Muhammad Suhudi menjelaskan, pemkab akan mendukung sesuai dengan kemampuan. Namun, hal itu disesuaikan dengan anggaran yang didapat.
Sejauh ini dukungan yang bisa diberikan hanya fasilitasi transport puluhan anggota yang siap berangkat. Hal ini disesuaikan dengan pembagian anggaran dengan sanggar lainnya yang akan menggelar kegiatan dalam waktu dekat.
“Sejauh ini hanya transportasi kemungkinan sama konsumsi. Anggarannya harus dibagi dengan sanggar lain, karena mereka mengadakan agenda atau ritual rutinan setiap tahun,” pungkasnya. (dea/fid)
Editor : Hafid Radar Jember