radarjember.id - Keamanan dan keselamatan pengunjung objek wisata tampaknya diabaikan oleh pengelola. Buktinya, bocah berusia sepuluh tahun ditemukan meninggal dunia lantaran mandi di muara pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian. Padahal, kawasan itu membahayakan.
Seperti yang terjadi Minggu (23/02) lalu, Meilani Fika Putri, 20, dan Galang, sedang mandi di muara sungai. Lalu, sekitar pukul 16.30, keduanya dilaporkan tenggelam. Si kakak berhasil diselamatkan, sedangkan si adik dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Lewat UMKM EXPO(RT) BRI Buka Jalan Pengusaha UMKM Rajut Tembus Pasar Ekspor
Salah satu warga Samsul mengatakan, semula ada dua korban yang tenggelam bersamaan. Keduanya merupakan adik-kakak. Warga berusaha melakukan pertolongan, namun hanya si kakak yang berhasil diselamatkan.
"Awalnya saya lihat dia (Galang, Red) mandi sama kakaknya mungkin, terus tau-tau minta tolong, gatau kalau tenggelam, ngiranya itu lagi becanda. Terus ada orang lain yang nolong, tapi yang nolong ini gakuat juga buat dorong dua orang," katanya.
Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Yudhi Cahyono menjelaskan, Galang ditemukan setelah petugas gabungan dan warga melakukan pencarian. Kemudian, korban langsung dievakuasi menuju rumah sakit terdekat.
"Memang setelah diperiksa oleh dokter di IGD RSUD Pasirian, korban Galang ini sudah dinyatakan meninggal dunia. Setelah selesai pemeriksaan langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Krajan I, Desa Selok Awar-awar oleh keluarganya langsung," terangnya.
Insiden tak terduga hingga meninggalnya seorang bocah saat mandi di kawasan wisata itu butuh penanganan serius. Apalagi, fenomena mandi di kawasan pantai cukup menjadi hiburan favorit bagi pengunjung. Selain itu, larangan agar pengunjung tidak mandi di kawasan pantai juga belum diberikan.
"Ini hanya kami himbau agar masyarakat lebih berhati-hati lagi saat berwisata. Apalagi keluarga yang membawa anak kecil, karena tidak menutup kemungkinan bisa muncul kejadian yang tidak diinginkan. Utamanya mereka yang mandi di kawasan pantai ini agar lebih berhati-hati," pungkasnya. (has/fid)
Editor : Adeapryanis