radarjember.id- Intensitas curah hujan tinggi membuat sejumlah jalur lalu lintas harus diwaspadai pengendara. Utamanya di jalur penghubung Piket Nol, tebing di kawasan itu sering longsor. Bahkan, material yang jatuh bercampur air hujan membuat badan jalan sering licin dipenuhi lumpur.
Seperti hujan yang melanda kawasan Piket Nol, Senin (17/2), pukul 16.16 WIB lalu. Akibat bercampur dengan material tanah dari tebing, jalanan di sejumlah titik dilaporkan cukup licin untuk dilewati pengendara roda dua hingga roda empat. Selain itu, potensi longsor juga bisa terjadi kapan saja.
Kapolsek Candipuro AKP Lugito mengatakan, meski tidak sampai menghentikan aktivitas jalan, lumpur yang menutupi badan jalan mengharuskan pengendara dari dua arah Lumajang dan Malang yang melewati jalur Piket Nol harus tetap waspada.
"Ini walaupun tertutup genangan lumpur masih bisa di lewati pengendara, namun perlu waspada di musim hujan ini. Karena khawatir ada longsoran material dari tebing yang menutupi bahu jalan," terangnya.
Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Yudhi Cahyono menyampaikan, kawasan itu menjadi salah satu titik yang sering terjadi longsor. Sehingga, pengendara harus mewaspadai potensi tersebut, terlebih lagi saat hujan sedang turun.
Baca Juga: Kepala Desa Ramban Kulon Bondowoso di Demo Warganya, Kini Sang Kades Bersedia Kembalikan Silpa DD
"Untuk kejadian tanah longsor itu yang sering memang, apalagi sekarang musim hujan. Longsoran material dari tebing harus diwaspadai pengendara, karena memang tidak bisa diprediksi kejadiannya," katanya.
Sejumlah petugas dan relawan ikut disiagakan di kawasan Piket Nol untuk mencegah munculnya korban akibat bencana tanah longsor. Sehingga, saat terjadi tanah longsor, dari dua sisi jalur biasanya sudah ada relawan yang memberikan tanda peringatan kepada pengendara.
"Biasanya itu kalau ada longsor sudah ada relawan dan petugas dari balai jalan yang memberikan peringatan kepada pengendara. Kalau ada material yang menutupi jalan, alat berat juga sudah ada di lokasi," pungkasnya. (has/son/fid)
Editor : Adeapryanis