Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sekda Lumajang Menghimbau Kepada Masyarakat untuk Waspada terhadap Penipuan Program MBG

Adeapryanis • Sabtu, 1 Februari 2025 | 21:11 WIB

Sekertaris Daerah Lumajang, Agus Triyono
Sekertaris Daerah Lumajang, Agus Triyono

radarjember.id - Kehadiran program MBG yang sudah berjalan sejak awal Januari 2025 lalu memang belum bisa dirasakan di Lumajang. Sebagai daerah yang belum terpilih untuk jadi wilayah percontohan, potensi munculnya modus penipuan tetap harus diwaspadai.

Sejak awal pelaksanaan, sudah cukup banyak tindak kejahatan penipuan yang mengatasnamakan program MBG ditemukan di sejumlah daerah. Modus yang banyak ditemukan dan digunakan pelaku kejahatan salah satunya adalah dengan menawarkan kerja sama tertentu.

Baca Juga: SORE NANTI! Laga Perdana Persebo 1964 Jamu Tuan Rumah Inter Kediri di Babak 16 Besar Liga 4 Jatim, Tak Gentar Dengan Pemain Naturalisasi

Sekertaris Daerah (Sekda) Lumajang Agus Triyono menjelaskan, kehadiran program MBG memang tergolong rawan muncul penipuan. Sebab, menjadi program pemerintah yang berkaitan langsung dengan proses penghimpunan dana dan bantuan bagi masyarakat banyak.

“Ini karena MBG merupakan salah satu program pemerintah yang berkaitan dengan menghimpun dana dan bantuan, tentunya sangat berpotensi besar untuk dimanfaatkan golongan tertentu yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Untuk mengatasi itu, warga diminta bijak menyikapi masalah yang bisa terjadi. Salah satunya dengan tidak mudah percaya terhadap penawaran yang mengatasnamakan MBG di Lumajang. Terlebih, saat ini prosesnya belum jelas untuk daerah yang belum terpilih sebagai percontohan.

Baca Juga: Usai Deltras FC Menang Atas PSPS Peringkat Grup X 8 Besar Liga 2 Berubah, Cek Klasemen Sementara Hingga Pekan ke-3 Ini

“Ini untuk MBG kan ditangani langsung oleh lembaga resmi yaitu BGN, jadi pesan saya jangan mudah percaya kepada pihak tertentu yang menawarkan kerjasama dan sebagainya. Apalagi sampai saat ini anjuran teknis atau juknisnya belum kita terima untuk di Lumajang,” tambahnya.

Informasinya, proses pelaksanaan MBG di daerah salah satunya bakal berjalan lewat koperasi dan BUMdes aktif untuk membantu suplay bahan baku masakan bagi dapur umum yang akan disediakan. Sehingga, tidak langsung melalui perantara perorangan di luar instansi.

“Sepanjang yang pernah saya ketahui, yang menyuplay dari program MBG adalah dari koperasi dan BUMdes aktif. Jadi, mungkin yang bergerak di bidang perkebunan dan pertanian itu nanti yang menyuplay buat dapur umum MBG. Tidak boleh langsung dari pasar atau perorangan,” pungkasnya. (has/son/fid)

Editor : Adeapryanis
#MBG 2025 #Sekda lumajang #Lumajang