radarjember.id-Bang Zen Rjm membagikan struk foto tarif parkir di stasiun Klakah dengan total pembayaran mencapai Rp 80 ribu selama empat hari. Peristiwa itu dikeluhkan pengunggah foto, karena tulisan tarif di struk dengan uang bayar parkir yang ditarik oleh petugas tidak sama.
Padahal, tulisan struk itu tertulis Rp 4 ribu. Bukan puluhan ribu. “Parkir 4 hari Rp 80 ribu, semoga KAI semakin membaik,” tulisnya.
Selisih uang bayar parkir dengan struk yang tertulis sangat merugikan. Apalagi, perbedaan nominalnya sangat besar. “Seharusnya biaya parkir ojo di cetak Rp 4 ribu, sekalian ae dicetak Rp 20 ribu perhari biar gak jadi rame,” komentar akun Kang Mas Ian.
Di tambah, tarif itu tak sepadan dengan fasilitas yang didapat. Menurut akun Rejeki Halal Barokah, parkir di stasiun Klakah tempatnya terbuka. “Kalau stasiun Klakah parkirnya di tempat terbuka. Nggak ada yup-yupan. Kena panas hujan embun,” tulisnya.
Warganet banyak yang menyarankan pihak KAI melakukan evaluasi. Termasuk layanan parkir yang memberatkan dan tidak sesuai struk parkir. Tujuannya, agar penumpang merasa lebih nyaman dan tidak kapok untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Kayaknya KAI perlu berbenah. Kalau mau dapat uang banyak ya fasilitas parkirnya diperbaiki. Bukan cuma mau enaknya saja,” komentar akun Abdul Hayyi Elshofy. (dea/son/fid)
Editor : Adeapryanis