Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pemkab Lumajang Sediakan Patungan Makan Bergizi Gratis 3 Miliar, Dianggap Tak Beratkan APBD

Adeapryanis • Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:17 WIB

FOTO: Sekertaris Daerah Lumajang, Agus Triyono
FOTO: Sekertaris Daerah Lumajang, Agus Triyono

 

radarjember.id- Wacana pemerintah pusat menarik patungan dana dari pemkab untuk program MBG dipastikan tidak mengganggu keuangan daerah Lumajang.

Sebab, alokasi yang disiapkan bakal menggunakan sebagian anggaran belanja tidak terduga (BTT). Totalnya, hanya Rp 3 miliar.

Pemkab Lumajang telah mengalokasikan anggaran BTT sebesar Rp 15 miliar di tahun 2025. Sebetulnya, anggaran itu disediakan untuk mengkaver program atau kegiatan yang tidak teranggarkan, alias tidak terduga seperti penanganan pasca-bencana hingga pemberian bantuan sosial (bansos).

Baca Juga: Jelang Lawan Persiraja di Gelora Delta Sidoarjo, Deltras FC Siap Tampil Ngotot Untuk Amankan Tiga Poin, Begini Optimisme Bejo Sugiantoro

Sekertaris Daerah (Sekda) Lumajang Agus Triyono menjelaskan, semua pelaksanaan program MBG menggunakan APBN yang disalurkan melalui Badan Gizi Nasional (BGN).

Sehingga terkait kebijakan agar pemerintah daerah ikut menyiapkan anggaran pendukung masih belum ada petunjuk teknis (juknis).

“Jadi MBG ini masih murni menggunakan APBN, untuk masing-masing provinsi dan kabupaten atau kota itu hanya diminta menyiapkan anggaran pendukung. Itu anggaran pendukungnya diletakan di BTT, besarannya bakal menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” terangnya.

Besaran anggaran yang telah disediakan untuk mendukung program nasional tersebut belum ditetapkan.

Sebab, sampai sekarang pelaksanaan MBG di Lumajang belum berlangsung.

Tetapi, jumlah dukungan dana itu diperkirakan Rp 3 miliar dari seluruh anggaran BTT yang dimiliki.

Baca Juga: Pro dan Kontra Toko Modern, Diduga Tabrak Perda, Muncul Banner Dukungan, Begini Pendapat DPRD Jember

“Tentunya dari besaran Rp 15 miliar itu tidak akan digunakan semuanya untuk MBG. Karena itu berguna untuk mengkaver kebutuhan program tidak terduga lain. Andai nanti daerah diminta support, itu saya kira BTT yang dialokasikan sekitar Rp 2 atau 3 miliar,” tambahnya.

Wacana sumbangan MBG dari Pemkab Lumajang dipastikan tidak sampai memberatkan APBD 2025.

Sebab, dukungan anggaran yang diminta oleh pemerintah pusat itu berasal dari BTT.

“Iuran ini tidak memberatkan selama diambil dari BTT, tinggal nanti berapa besaran tepatnya yang bakal dipakai,” pungkasnya. (has/son/fid)

Editor : Adeapryanis
#MBG 2025 #Lumajang