radarjember.id-Dugaan pencemaran air dari limbah pabrik di kawasan pasar Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung membuat warganet geram. Sebab, warna aliran air sungai itu berubah menjadi hitam pekat dan menimbulkan aroma tak sedap. Warganet sudah sering kali melaporkan kejadian ini, namun belum ada tanggapan.
Kondisi ini seperti yang diunggah akun Mujiono Joko Pratomo. Dalam foto yang diunggah menunjukkan aliran sungai yang tenang berwarna hitam. Karena tidak ada tanggapan dan respons sama sekali, warganet sampai menyebut sungai itu dengan nama “kali basin.”
Baca Juga: Soal Potensi Sports Tourism di Kabupaten Jember, DPD ISSITA Jatim Berikan Saran dan Tipsnya Kedepan
“Bahaya iku, Ndan. Gak onok tindak lanjut mulai mbiyen. Nganti dijenengi Kali Basin,” komentar akun Muhammad Sahroni.
Pencemaran sungai ini membuat warganet khawatir. Selain mengganggu pernapasan, ekosistem air juga terganggu. Khawatir banyak ikan yang mati karena pencemaran tersebut.
Seharusnya, limbah pabrik itu dibuatkan pembuangan sendiri. Agar warga bisa memanfaatkan aliran air sungai itu dan tidak lagi tercemar. “Pencemaran air sungai,” tambah akun Eko Purnomo.
Akun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang juga tampak ikut berkomentar. Instansi itu akan melakukan pemantauan dan tindak lanjut. (dea/son/fid)
Editor : Adeapryanis