Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sempat Bikin Status WA, Berikut Kronologi Kejadian Mahasiswa FISIP Universitas Jember yang Loncat Dari Lantai 8

Radar Digital • Selasa, 24 Desember 2024 | 13:15 WIB

YULIO FA/RADAR JEMBER

MENINGGAL DUNIA: CCTV kampus menunjukkan mahasiswa Unej jatuh dari Gedung LP2M Unej, kemarin.

DALAM PENYELDIKAN: Suasana di sekitar lokasi mahasiswa bunuh diri, di Gedung CDAST Unej, kemarin.
DALAM PENYELDIKAN: Suasana di sekitar lokasi mahasiswa bunuh diri, di Gedung CDAST Unej, kemarin.
 

Mahasiswa Bunuh Diri dan Meninggal di Halaman CDAST Unej

17.49 Update Status WA, 17.51 Terjun

TEGALBOTO, Radar JemberBelum diketahui motif apa yang membuat mahasiswa ini bunuh diri. Petang sekitar pukul 17.51, mahasiswa berinisial DN, nekat terjun dari lantai 8 Gedung CDAST Universitas Jember (Unej).

Pria asal Kabupaten Tulungagung itu pun meninggal dunia.

Data yang berhasil dihimpun, korban DN sempat diketahui mondar-mandir di lantai 7 oleh warga. Namun, tak ada kecurigaan bahwa korban akan terjun. Sesaat setelah itu, korban diduga naik ke lantai 8 gedung.

Di sana, korban diduga sempat mengunggah status Whatsapp (WA) dengan kalimat “Selamat tinggal”. Dua menit pasca-update status WA, korban diduga terjun dari lantai 8 Gedung CDAST.

Dalam tayangan CCTV yang beredar, korban terlihat jatuh dari atas gedung. Beberapa saat, tampak ada warga yang mengendarai sepeda motor melintas di jalan depan gedung tersebut membonceng anak kecil.

Sementara, ada orang yang mendengar suara benda jatuh. Warga yang mengetahui kemudian mengabarkan peristiwa itu kepada satpam. Kasus bunuh diri ini juga dilaporkan ke polisi.

Ridwan, satpam kampus Unej, menyebut, dirinya dipanggil warga karena ada yang mendengar banda seperti kayu yang jatuh. “Setelah dipastikan, ternyata mahasiswa,” katanya. Kasus ini selanjutnya dilaporkan kepada polisi.

Kasus ini pun mengundang banyak perhatian. Tak lama setelahnya, polisi tiba di lokasi dan mengevakuasi korban ke RSD dr Soebandi. Demi kepentingan penyelidikan, kawasan Gedung CDAST tempat jatuhnya korban dipasang garis polisi.

Wakil Ketua Tim Kerja Humas Unej Iim Fahmi Ilman menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya mahasiswa tersebut.

“Untuk penyebabnya masih berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menemukan penyebabnya. Dari informasi yang diberikan satpam dan petugas layanan kelas, sekitar pukul 5.00 menjelang Magrib mendengar orang berteriak. Mereka yang berolahraga menemukan seseorang yang tergeletak di depan halaman Gedung CDAST,” katanya.

Dikatakan, saat mendengar teriakan warga, satpam dan petugas layanan kelas di Gedung CDAST mendekati korban. Kemudian, satpam menelepon Unej Medical Center untuk memanggil ambulans dan korban dibawa ke RSD dr Soebandi.

“Berdasarkan keterangan satpam dan petugas layanan kelas, saat ini sudah masa liburan. Jadi, tidak ada perkuliahan sama sekali. Namun, selain digunakan untuk perkuliahan, gedung ini juga digunakan untuk kegiatan dosen. Jadi, ada pusat penelitian ada pusat-pusat kajian. Jadi, untuk sehari-harinya masih dibuka hingga pukul sembilan malam,” paparnya.

Kemungkinan mahasiswa itu naik menggunakan lift. Sebab, akses tangga sudah ditutup ketika jam kerja sudah lewat. “Ini yang masih kami dalami mengapa kemudian sampai terjadi ini. Saya tidak berani berspekulasi, penyebabnya apa kami tunggu hasil penyelidikan dari Polsek Sumbersari,” ungkapnya. (ham/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Jember #UNEJ