radarjember.id - Hasil panen tembakau kali ini memang cukup memuaskan. Sebab, harga tembakau kali ini cenderung naik. Sehingga Pemkab Lumajang terus menggenjot produksi tembakau, buruh dan tani tembakau diberikan pelatihan untuk menjaga kualitas tembakau.
Dalam kegiatan itu, mereka diberi pelatihan dan pengarahan untuk menjaga kualitas tembakau. Apalagi faktor cuaca bisa mempengaruhi tanaman tembakau. Sehingga saat proses blending tembakau atau meracik bisa menambahkan komposisi yang sesuai untuk menghasilkan mutu berkualitas.
Kabid Usaha Mikro dan Industri Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang Andri Aprian mengatakan, pemberian pelatihan ini sebagai wujud peningkatakan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang tembakau.
Baca Juga: BRI Jadi Sponsor Utama Liga Kompas U-14, Wujud Nyata Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Muda
“Petani tembakau di Lumajang terus dilatih agar menghasilkan produk olahan tanaman yang berkualitas dan memiliki harga jual tinggi. Salah satunya dengan menggelar pelatihan blanding bagi industri hasil tembakau. Total 32 petani di Lumajang mengikuti pelatihan itu di Senduro,” katanya.
Seluruh petani itu diminta membawa membawa sample hasil panen tembakau kering untuk diblending. Besar harapan, peningkatan kualitas mutu hasil tembakau mampu meningkatkan perekonomian petani di Lumajang. Agar mampu bersaing dengan produk lainnya dan memiliki pasar yang lebih luas.
“Memang untuk meningkatkan kapasitas SDM, sehingga tembakau yang dihasilkan berkualitas tinggi dan akan menjadi nilai tambah ekonomi lokal. Harapannya produk Lumajang bisa terus bersaing dan mempunyai mutu tinggi. Sehingga bisa memiliki nilai jual yang tinggi,” pungkasnya. (dea/son/fid)
Editor : Adeapryanis