Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

UPDATE SEMERU-Dua Kali Muntahkan Erupsi Sejauh 1 Kilometer

Adeapryanis • Kamis, 28 November 2024 | 05:02 WIB

 

TERAMATI: Visual Gunung Semeru Lumajang ketika mengeluarkan aktivitas vulkanis berupa erupsi, Rabu. (MUHAMMAD HASBI/RAME)
TERAMATI: Visual Gunung Semeru Lumajang ketika mengeluarkan aktivitas vulkanis berupa erupsi, Rabu. (MUHAMMAD HASBI/RAME)

radarjember.id - Erupsi dengan ketinggian satu kilometer dimuntahkan Gunung Semeru Lumajang sebanyak dua kali. Pos Pantau Gunung Api (PPGA) juga mencatat terjadi erupsi sebanyak enam kali dengan ketinggian yang bervariasi selama periode pengamatan, Rabu (27/11).

Erupsi itu mulai terjadi pada pukul 00.33 WIB dengan ketinggian kolom abu sejauh 800 meter mengarah ke barah daya dan barat. Kemudian erupsi sejauh satu kilometer dimuntahkan pukul 02.36 WIB menuju arah barat daya dan barat. Menyusul letusan sejauh satu kilometer kedua dimuntahkan pada pukul 04.45 WIB.

Baca Juga: UPDATE SEMERU! Gunung Semeru Kembali Alami Erupsi, Ini Datanya

Pada pukul 06.59 WIB erupsi setinggi 700 meter di atas puncak juga dimuntahkan kawah Jonggring Saloko. Letusan sejauh 500 meter dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu kembali teramati pada pukul 07.40 WIB. Erupsi kembali dilaporkan terjadi pada pukul 13.15 WIB, namun visual letusan tidak teramati.

Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Yudhi Cahyono menerangkan, intensitas erupsi yang terjadi selama pengamatan, Rabu (27/11) masih tergolong normal.

Sebab, tidak memberikan dampak apapun, serta tidak ada perubahan status Gunung Semeru yang masih di level II (waspada). “Kalau keadaan sekarang ini masih aman, erupsi Gunung Semeru juga masih dalam skala normal tidak memberi dampak, masih landai aman terkendali,” katanya, Rabu (27/11).

Baca Juga: 200 Lebih Warga Binaan Lapas Bondowoso Nyoblos Pilgub, 141 DPT Untuk Pilbup Bondowoso

Masyarakat diimbau untuk mematuhi rekomendasi dari petugas yang telah memberikan batas agar tidak ada aktivitas di Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan. Utamanya di jarak 500 meter dari tepian sungai.

“Tentunya kita tetap tersambung dengan pos pantau di Gunung Sawur dan pos pantau di Curah Kobokan, jadi masyarakat serta penambang harus mengikuti batas yang sudah ditetapkan,” tambahnya. (has/fid)

 

Editor : Adeapryanis
#Semeru #semeru 2024