radarjember.id - Salah satu program unggulan Cak Thoriq - Ning Fika adalah penataan kawasan perkotaan dan kawasan kota baru. Dari 21 janji politik, janji ini menjadi cara pandang model pembangunan daerah. Sebab, pasangan nomor urut 01 menilai penataan kota dapat memacu pertumbuhan ekonomi.
Dalam berbagai kesempatan, Cak Thoriq sering menyampaikan, selama lima tahun terakhir menjabat sebagai bupati, pembangunan dilakukan berbasis kewilayahan. Selama lima tahun mendatang pembangunan bakal difokuskan terhadap kecamatan yang memiliki potensi untuk menjadi kota baru.
Baca Juga: Begini Keseruan Kampanye Akbar Cak Thoriq dan Ning Fika, Dimeriahkan Sound Horeg Ternama
“Kita berkeinginan ke depan sudah harus mulai menata kota. Kota harus ditata. Selama lima tahun lalu, pembangunannya kan berbasis kewilayahan, kedepan kota harus ditata. Kemudian harus ada pertumbuhan ekonomi dari kota baru yang harus menjadi penopang ekonomi sekitarnya,” katanya.
Menurutnya, di beberapa daerah lain yang telah maju, terdapat beberapa kecamatan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Bahkan, kecamatan yang dianggap sebagai kota baru itu mendukung keberagaman identitas. Model pembangunan daerah seperti itu yang rencananya bakal diterapkan di Lumajang.
Baca Juga: Bursa Calon Bupati Lumajang, Cak Thoriq Lamar Ning Fika
“Teman-teman disabilitas punya tempat, teman-teman yang minoritas punya tempat, teman-teman yang hari ini memiliki identitas juga punya tempat. Cak Thoriq dan Ning Fika juga punya identitas, jangan khawatirkan kami soal langkah membangun kota yang inklusif untuk semua golongan,” katanya.
Cak Thoriq meyakini penataan kawasan perkotaan dan kawasan kota baru mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, ada sebagian besar kecamatan di Lumajang seharusnya naik kelas. Menjadi kota baru, menjadi pusat daerah atau pusat kecamatan yang memacu pertumbuhan ekonomi.
“Misalnya yang bisa menjadi kota baru, itu Kecamatan Tempeh. Atau beberapa kecamatan yang potensi pertumbuhan ekonominya hari ini baik, Kecamatan Senduro misalnya, hari ini bisa menjadi potensi dan dapat terus dilakukan penguatan untuk pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya (son/fid)
Editor : Adeapryanis