Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Begini Kronologi, Penemuan Kerangka Manusia Berusia Dua Tahun di Lumajang

Adeapryanis • Jumat, 1 November 2024 | 23:30 WIB

TKP: Tim Inafis Polres Lumajang melakukan olah TKP penemuan kerangka manusia, Rabu siang kemarin. (POLSEK JATIROTO)
TKP: Tim Inafis Polres Lumajang melakukan olah TKP penemuan kerangka manusia, Rabu siang kemarin. (POLSEK JATIROTO)
radarjember.id - Usia kerangka manusia yang ditemukan di lahan tebu Desa Banyuputih Kidul, Lumajang, Rabu (30/10) siang kemarin, diperkirakan telah berumur sekitar dua tahun kematian.

Terbukti dengan kondisi kerangka yang sudah mengering dan tidak lengkap. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Inafis Polres Lumajang yang telah diterjunkan, temuan kerangka manusia itu hanya meliputi satu bagian tengkorak kepala, satu tulang kaki, satu tulang paha, serta beberapa tulang kecil yang sudah tidak berbentuk.

Kapolsek Jatiroto Lumajang AKP Agus Sugiharto menjelaskan, temuan kerangka manusia di lahan tebu yang merupakan wilayah PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Jatiroto itu berlokasi cukup jauh dari jalan nasional. Sekitar satu kilometer.

"Itu betul memang ditemukan kerangka manusia yang sudah tidak utuh. Sudah kami bawa ke RSUD dr Haryoto. Lokasi TKP-nya di tengah lahan tebu. Dari jalan nasional butuh perjalanan satu kilometer. Jadi, bukan di permukiman warga," ungkapnya.

Kerangka manusia itu diperkirakan sudah berada di area lahan tebu cukup lama. Sebab, kondisinya sudah mengering dan hanya menyisakan tulang belulang tidak utuh.

"Kalau melihat kondisi tulang yang sudah tidak utuh, ini diperkirakan usia kerangka sekitar dua tahun. Tapi, masih belum bisa dipastikan, karena harus menunggu hasil pemeriksaan mendalam dari forensik dulu," tambahnya.

 Baca Juga: Berikut Enam Kecamatan di Lumajang Masuk Kategori Rawan I Saat Pilkada

Sementara itu, Humas PG Jatiroto Lumajang Slamet Riyadi menjelaskan, sosok tengkorak manusia awalnya ditemukan seorang buruh tebang tebu secara tidak sengaja. Ketika sedang melakukan panen musim giling 2024 di wilayah Kebun Afdeling Sumbersuko 49.

"Tidak sengaja ditemukan buruh tebang tebu dari Probolinggo. Kondisi kerangka sudah tidak lengkap dan kering. Jadi, prosesnya sudah kami serahkan semua kepada pihak kepolisian," terangnya, Kamis (31/10).

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban beserta penyebab kematiannya. Selain meminta keterangan sejumlah saksi, masyarakat juga diimbau untuk melaporkan informasi apa pun terkait penemuan kerangka. (has/c2/fid)

Editor : Adeapryanis
#Pembunuhan Brigadir J #tengkorak #Lumajang