radarjember.id - Bertahun-tahun menggeluti usaha selada, seorang pria asal Kedungjajang menjuarai even bergengsi yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Alumni pondok pesantren Kiai Syarifuddin itu juara 1 nasional wirausaha muda pemula berprestasi kategori Agropreneur.
Setidaknya ada ratusan peserta se-Indonesia yang mengikuti ajang apresiasi wirausaha muda pemula berprestasi dan lembaga layak wirausaha muda tingkat nasional 2024. Ada tujuh kategori juara untuk wirausaha muda pemula. Kemudian tiga kategori juara untuk anugerah lembaga layak wirausaha muda.
Baca Juga: Rektor Unair Luncurkan ISNU Airlangga untuk Resolusi Jihad Kekinian
Arif Hermawan mengatakan, usaha selada didirikan sejak tahun 2019. Saat itu pertanian sayur-sayuran cenderung konvensional, menanam di tanah. Bermodal pengetahuan tentang hidpronik yang cukup, dia melakukan budidaya selada. Hingga saat ini, usaha itu meluas hingga menjadi wisata edukasi.
“Tahun 2022 itu menjadi wisata edukasi bagi masyarakat. Biasanya ada wisata edukasi untuk anak-anak sekolah. Mereka diajari untuk budidaya secara langsung. Kemudian ada anak magang dari perguruan tinggi. Jadi kami menerima anak magang perkuliahan juga di sini untuk belajar,” katanya.
Baca Juga: Geliat Hidroponik Besutan Pemuda Asli Wonosari Bondowoso, Dari Halaman Rumah sampai Tawaran Ekspor
Budidaya selada menggunakan sistem hidroponik ini memang belum banyak diminati. Padahal, inovasi pertanian ini tidak membutuhkan lahan yang luas seperti menanam di tanah. Tetapi, inovasi pertanian ini juga membutuhkan pengetahuan yang cukup untuk melakukan budidaya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kiai Syarifuddin Dr. Abdul Wadud Nafis mengaku bangga dengan prestasi salah satu alumni tersebut. “Alhamdulillah, tim binaan kami dari alumni ponpes Kiai Syarifuddin juara 1 nasional, mewakili Lumajang dan Jatim,” pungkasnya (son/fid)
Editor : Adeapryanis