radarjember.id - Kamera CCTV yang terpasang di area SMA Pasirian, Lumajang kembali merekam sebuah insiden kecelakaan lalu lintas. Kali ini korbannya adalah dua pelajar yang mencoba menyeberangi jalan raya hingga tertabrak sebuah truk bermuatan pasir.
Dalam rekaman berdurasi 14 detik itu korban Diniatul Ajaiyah, 17, bersama seorang temannya Devina, 17, yang mengendarai sepeda motor tampak mencoba menyeberang ke SMAN Pasirian di Jalan Raya Desa Condro. Nahas sebuah truk secara tiba-tiba menyambar ketika keduanya mencoba berbelok.
Kedua siswi itu juga diperlihatkan sempat terpental cukup jauh bersamaan terseretnya kendaraan sepeda motor scoopy dengan nopol N 5776 YAV yang dikendarai. Beruntung keduanya hanya mengalami luka lecet di bagian kaki dan segera dibawa ke Puskesmas terdekat.
Baca Juga: MUSIM KEMARAU Hutan di Jember Ini Rawan Kebakaran, Himbau Warga Agar Tak Bakar Sampah Sembarangan
Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang Ipda Yoyok menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sebuah dump truk Mitsubishi kuning nopol N 8366 UO mencoba mendahului kendaraan lain dari arah selatan. Ketika itu kendaraan korban tepat berada di tengah-tengah dua truk besar hingga akhirnya tertabrak dan terseret cukup jauh.
“Kejadiannya Selasa sore pukul 15.36 WIB, tidak ada korban jiwa, korban hanya mengalami luka ringan dan korban langsung di bawa ke Puskesmas Pasirian setelah kejadian,” terangnya, Rabu (16/10).
Meski begitu kendaraan korban diketahui mengalami rusak parah akibat terlindas dan terseret cukup jauh. Sementara itu sopir truk pasir yang dikemudikan Agus Slamet, 48, hanya mengalami ringsek di bagian depan.
Baca Juga: Pembangunan Dam Gambiran Lumajang Dikebut Jelang Musim Hujan
“Sopir truk diketahui tidak mengalami luka, ketika petugas sampai di TKP kendaraan sudah tidak ada, pulang sendiri-sendiri,” tambah Ipda Yoyok. Seringnya kejadian kecelakaan di lokasi yang sama patutnya diwaspadai. Terlebih lagi kondisi sekitar lokasi cukup ramai dilewati truk-truk besar dan pelajar.
"Kami akan memberikan himbauan-himbauan kepada penguna jalan untuk waspada dan hati-hati sebagai pencegahan," pungkasnya. (has/fid)
Editor : Adeapryanis