Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dua kali Hutan Jati 1,5 Hektare di Lumajang Terbakar, TERNYATA INI PENYEBABNYA!

Adeapryanis • Selasa, 15 Oktober 2024 | 00:55 WIB

PADAMKAN: Sejumlah polisi bersama warga saat berusaha memadamkan api yang membakar 1,5 hektare hutan jati. (POLSEK PASIRIAN FOR RAME)
PADAMKAN: Sejumlah polisi bersama warga saat berusaha memadamkan api yang membakar 1,5 hektare hutan jati. (POLSEK PASIRIAN FOR RAME)

radarjember.id - Kebakaran di hutan yang terletak di Gunung Tambuh Desa Condro Kecamatan Pasirian kembali terjadi. Terbaru, hutan jatim milik Perhutani di petak 14 A kembali terbakar. Total luasan hutan yang terbakar mencapai 1,5 hektare, akhir pekan kemarin.

Kebakaran hutan diketahui pada pukul 12.00. Mulanya, terlihat kepulan asap putih hingga hitam pekat dari bagian bawah perbukitan yang sangat jelas dari pemukiman warga. Melihat situasi yang janggal, Kasun Gentengan Yakut langsung memantau dengan mendekati titik api.

Baca Juga: UPTODATE - Link Video Zahra Seafood Terbaru, Hebohkan Jagat Sosial Media

“Awalnya saya melihat ada kepulan asap di bawah perbukitan yang terletak di belakang rumah penduduk dusun gentengan. Setelah saya dekati bersama warga, ternyata ada kebakaran,” kata Yakut.

Melihat api terus berkobar, dia bersama warga melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya hingga datang bantuan. Warga menggunakan gepyok dan membuat sistem dengan sekat bakar untuk meminimalisir luasan lahan yang terbakar.

Kebakaran itu menjadi kedua kalinya terjadi sejak tanggal 28 September 2024. Di kawasan itu memang terdapat daun jati dan semak belukar yang juga mulai mengering. Selang 2 jam api padam lalu dilanjutkan pembasahan dengan menerjunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran.

Baca Juga: POTENSIAL! Pebulutangkis Asli Jember Ini Sekarang Jadi Ganda Putri Terbaik Indonesia, Dapat Pujian Dari Greysia Polli

“Sangat sulit dipadamkan. Apalagi angin berhembus kencang sehingga pemadaman sulit dilakukan. Upaya yang kami lakukan bersama petugas hanya memadamkan dengan gepyok dan membuat sekat bakar. Yang penting, api tidak merembet ke rumah warga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKPH Pasirian Eko Tunggal Wahyudiono mengaku belum mengetahui penyebab pasti dari kebakaran. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan akibat gesekan ranting kering di hutan akibat angin kencang dan cuaca panas hingga memunculkan api.

“Penyebab kebakaran masih belum kita ketahui. Dugaan sementara ya akibat kemarau panjang. Sementara lahan yang terbakar sekitar 1,5 hektar. Ini merupakan kawasan hutan produksi berupa tanaman jati dan pinus. Tapi Alhamdulilah api sudah berhasil dipadamkan,” pungkasnya (son/fid)

 

 

 

 

Editor : Adeapryanis
#kebakaran 3 hektare #Kebakaran Lahan Kering #Lumajang