Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kandang Terpadu di Huntara Baru Terisi Sembilan Ekor

Adeapryanis • Senin, 7 Oktober 2024 | 21:30 WIB

PEMULIHAN: Keberadaan salah satu kandang terpadu untuk ternak kambing yang sudah terisi sejak lama. Kemudian kandang sapi juga diklaim sudah terisi. (MUHAMMAD HASBI/RAME)
PEMULIHAN: Keberadaan salah satu kandang terpadu untuk ternak kambing yang sudah terisi sejak lama. Kemudian kandang sapi juga diklaim sudah terisi. (MUHAMMAD HASBI/RAME)

radarjember.id- Setelah sekian lama kosong, keberadaan kandang terpadu untuk ternak sapi di lahan komersial Bumi Semeru Damai (BSD) Lumajang akhirnya terisi. Hingga akhir September 2024 lalu sedikitnya sudah ada sembilan ekor sapi yang menempati kandang.

Keberadaan kandang terpadu untuk ternak sapi di kawasan hunian tetap (huntap) BSD sebelumnya ditujukan sebagai upaya pemulihan ekonomi para penyintas. Keberadaan kandang komunal itu juga ditujukan sebagai selter evakuasi ternak sementara jika sewaktu-waktu bencana Gunung Semeru kembali terjadi.

Kabid Kesehatan Hewan dan Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lumajang Endra Novianto menjelaskan, tahap pengisian kandang terpadu selama ini dilakukan secara selektif, dikhususkan bagi penyintas yang benar-benar mengalami kemunduran ekonomi setelah terdampak bencana.

Baca Juga: Pernikahan Gus Zizan dan Syifa Kontroversi, INI PENYEBABNYA!

“Kalau kapasitas kandang itu bisa menampung 54 ekor sapi, tapi baru terisi sembilan ekor karena ada banyak pertimbangan. Itu dipilih secara selektif agar orang yang terdaftar benar-benar membutuhkan. Kalau di los siapa saja boleh isi, bisa-bisa hanya orang yang punya saja,” kata Endra Novianto.

Hingga kini, sudah terdapat dua kelompok tani (poktan) yang terdaftar sebagai pengelola bidang peternakan dan pertanian di kawasan BSD. Setiap poktan diisi sebanyak 20 orang dari para penyintas yang menetap di huntap.

Pembuatan kelompok diklaim telah dilakukan melalui tahapan seleksi ketat untuk menghindari pihak-pihak yang hanya bertujuan untuk mendapat bantuan semata.

“Jadi itu pembuatan kelompok diambil dari masyarakat yang mau membina, mengelola kelompoknya agar pemulihan ekonomi bisa terus berjalan. Itu juga diseleksi untuk menghindari orang-orang yang bikin kelompok hanya untuk mendapat bantuan,” tambahnya.

Baca Juga: Megawati Harus Belum Bisa Membungkam Moma Bassoko dkk, Harus Puas Di Posisi Kedua

Informasi lain, terdapat dua jenis kandang terpadu yang telah terbangun bagi para penyintas di kawasan huntap. Untuk ternak kambing memiliki daya tampung maksimal 200 ekor, sedangkan sapi 54 ekor. (has/fid)

 

Editor : Adeapryanis
#huntara semeru #huntara pengungsi semeru #erupsi semeru korban