radarjember.id - Akses jalan nasional kawasan utara Lumajang saat ini memang cukup lebar. Namun, hampir setiap pagi masih terjadi kemacetan lumayan parah. Terutama di pasar gedang Lumajang yang terletak di Desa Wates Wetan Kecamatan Ranuyoso. Sampai-sampai sering dikeluhkan pengguna jalan.
Pantauan Jawa Pos Radar Semeru, kemacetan terjadi mulai pukul 04.30 hingga pukul 07.30. Kendaraan roda empat yang melintasi kawasan tersebut kadang harus bersabar selama 30 menit hingga satu jam.
Baca Juga: Ini Deretan Artis yang Duduk di Kursi DPR
Sebab, banyak pedagang yang menjual dagangannya di tepi jalan.
Lukman salah satu warga setempat mengatakan, sebagian besar pedagang yang berjualan di tepi jalan enggan untuk masuk ke dalam pasar. Penyebabnya beragam, mulai harga sewa ruko yang dinilai mahal hingga lokasi tempat jualan yang kurang menguntungkan.
“Pembeli itu kalau sudah dihadang di jalan atau depan pasar, ya tidak akan mau masuk. Makanya, banyak pedagang yang memilih untuk tetap berjualan di tepi jalan. Mau ditertibkan bagaimana pun, kalau pedagang merasa dirugikan jualan di dalam ya akan tetap ada di depan pasar,” katanya.
Kasatgas Kamseltibcarlantas AKP Mohamad Syaikhu mengatakan, pihaknya terus berupaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan lancar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pengaturan lalu lintas di pasar buah Ranuyoso.
Baca Juga: Mendagri Ungkap Dampak Baik Pemekaran Wilayah. Ini Dia Empat Wilayah Pemekaran Papua.
“Kegiatan pengaturan lalu lintas ini rutin kami lakukan, terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Pengaturan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan. Selain itu kami juga ingin mencegah terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya (son/fid)
Editor : Adeapryanis