RANUPAKIS, Radar Semeru - Keindahan danau asri dengan nuansa kehijauan yang menghampar sepanjang 112 hektare menjadi panorama alam indah pada wisata Ranu Pakis, Kecamatan Klakah, Lumajang. Meski begitu, potensi pada destinasi wisata satu ini seakan tak dilirik.
Destinasi ini sempat menjadi salah satu wisata primadona. Namun, kondisinya kini berbanding terbalik. Bahkan tergolong kurang diminati. Sejumlah warung yang berdiri di sepanjang danau pun tampak sepi. Spot foto yang bisa digunakan pun kini terpantau tidak tersedia.
Salah satu warga sekitar, Bungkas, mengatakan, sudah cukup lama kondisi wisata Ranu Pakis terbengkalai. Akibatnya, potensi yang ada hanya tersisa pada nelayan pemilik keramba ikan di pinggir danau. “Kalau wisatanya sudah sangat sepi. Terkadang waktu liburan juga yang datang singgah bisa dihitung jari,” bebernya.
Tak jarang pengunjung dari luar kota disebut merasa kecewa ketika tiba di lokasi wisata. Itu karena kondisi wisata sudah cukup memprihatinkan. “Kadang yang datang itu nanya, apa di sini tidak ada wahananya. Dikira seperti wisata Ranu Klakah,” tambah Bungkas.
Meski fasilitas wisata tidak ramah pengunjung, keindahan danau yang terletak di ketinggian 600 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu terbilang memukau. Jika cuaca cerah, Gunung Lemongan yang menjulang di ujung danau akan menjadi pemandangan memukau bagi pengunjung.
Pantauan Jawa Pos Radar Semeru di lokasi, kondisi wisata terbilang memprihatinkan. Selain sampah yang cukup banyak berserakan, beberapa warung juga tampak tak dirawat. Cukup disayangkan, keindahan salah satu segitiga emas atau segitiga ranu yang tampak mati. (has/c2/fid)
Editor : Radar Digital