Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Beginilah Asal Mula Adanya Kabupaten Lumajang, CEK LENGKAPNYA

Radar Digital • Kamis, 4 Juli 2024 | 00:30 WIB
CERAH: Visual Gunung Semeru pasca melakukan sejumlah aktivitas vulkaniknya terpantau cerah. (POS PANTAU GUNUNG API)
CERAH: Visual Gunung Semeru pasca melakukan sejumlah aktivitas vulkaniknya terpantau cerah. (POS PANTAU GUNUNG API)

radar jember - Lumajang kemungkinan mulai tercatat pada abad ke-12 ketika dianggap sebagai tempat yang cukup penting semenjak tahun 1182 M.

Dalam sejarahnya, kepercayaan terhadap gunung suci yaitu Mahameru dikarenakan masyarakat pemukim sangat menghormati gunung suci ini sebagai tempat para roh leluhur dan juga bermukimnya para Dewa.

Di Lumajang, untuk pertama kali ditemukan Prasasti yang dibuat oleh raja Kameswara dari Kediri yang melakukan "Tirta Yatra" atau perjalanan mencari air suci ke puncak gunung Semeru yang dibuktikan dengan adanya Prasasti "Ranu Kumbolo" pada tahun 1182 Masehi.

Lumajang berasal dari "Lamajang" yang diketahui dari penelusuran sejarah dan hasil kajian pada beberapa seminar dalam rangka menetapkan hari jadinya.

Beberapa bukti peninggalan yang ada di Lumajang, antara lain:
1. Prasasti Mula Malurung
2. Naskah Negara Kertagama
3. Kitab Pararaton
4. Kidung Harsa Wijaya
5. Kitab Pujangga
6. Serat Babad Tanah Jawi
7. Serat Kanda

Karena Prasasti Mula Malurung di nyatakan sebagai prasasti tertua dan pernah menyebut-nyebut "Negara Lamajang" maka dianggap sebagai titik pertimbangan hari jadi Lumajang.

Prasasti Mula Malurung ini ditemukan pada tahun 1975 di Kediri. Prasasti ini ditemukan berangka tahun 1977 Saka, dengan 12 lempengan tembaga.

Pada lempengan VII halaman a baris 1—3 prasasti Mula Malurung menyebutkan "Sira Nararyya Sminingrat, pinralista juru Lamajang pinasangaken jagat palaku, ngkaneng nagara Lamajang" yang memiliki arti: "Dia Nararyya Sminingrat (Wisnuwardhana) ditetapkan menjadi juru di Lamajang diangkat menjadi pelindung dunia di Negara Lamajang"

Di tahun 1177 Saka pada Prasasti tersebut setelah diadakan penelitian / penghitungan kalender kuno maka ditemukan dalam tahun Jawa pada tanggal 14 Zdulkaidah 1165 atau tanggal 15 Desember 1255 M.

Mengingat keberadaan Negara Lamajang sudah cukup meyakinkan bahwa 1255 M itu Lamajang sudah merupakan sebuah negara berpenduduk, mempunyai wilayah, mempunyai raja (pemimpin) dan pemerintahan yang teratur, maka ditetapkanlah tanggal 15 Desember 1255 M sebagai hari jadi Lumajang yang dituangkan dalam Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Lumajang Nomor 414 Tahun 1990 tanggal 20 Oktober 1990. (dea)

Editor : Radar Digital
#Semeru #sejarah #Lumajang