MALANG, RADARJEMBER.ID- Kota Pisang, Lumajang, merupakan daerah agraris dengan potensi pertanian yang cukup unggul.
Kondisi itu rupanya juga dapat mendatangkan masalah seperti terjadinya inflasi pada produk unggulan.
Guna mengatasi itu, pemerintah terus berupaya menjalin sinergi dengan beberapa kabupaten/kota di Jatim.
Upaya untuk mengendalikan inflasi tentunya sudah cukup beragam dilakukan.
Salah satunya dengan menjalin kerja sama antar-pemerintah kabupaten/kota di Jatim.
Terbaru, Pemkab Lumajang kembali mengikat perjanjian kerja sama dengan Pemkot Malang, Jumat (21/6).
Kolaborasi kedua daerah ditujukan untuk mendorong peningkatan perekonomian lokal bagi kedua belah pihak.
Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni secara langsung menandatangani kesepakatan bagi dua wilayah itu. Isinya tentang penyelenggaraan urusan pemerintahan.
"Adapun salah satu tujuan kerja sama itu adalah agar hasil bumi dari Lumajang bisa dipasarkan lebih luas. Kolaborasi tentunya juga akan semakin kuat, sehingga ekonomi bagi kedua wilayah akan semakin baik," bebernya.
Kerja sama yang dijalin diharapkan agar tidak hanya fokus pada sektor pertanian.
Melainkan juga dapat mencakup beberapa sektor lain, baik pendidikan maupun pariwisata.
Sehingga, keunggulan dari daerah masing-masing bisa saling diterapkan dan dikembangkan satu sama lain.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan, kerja sama yang dilakukan harus memberi dampak nyata bagi masyarakat di kedua wilayah.
Sehingga, tidak sekadar kerja sama yang terjalin di atas kertas. "Melainkan, dampak dari implementasinya harus dilakukan secara optimal," katanya.
Langkah yang sudah diambil tentu menunjukkan komitmen kedua daerah cukup besar dalam menciptakan iklim investasi dan perekonomian yang kondusif dan berkelanjutan. (has/c2/aro)
Editor : Alvioniza