KLOPOSAWIT, Radar Semeru - Kemarin (21/4) masa tanggap darurat bencana di Lumajang memasuki hari ketiga setelah sejumlah wilayah dilanda banjir lahar pada Kamis (18/4) lalu.
Upaya pemetaan dampak kerusakan terus dilakukan guna pemulihan infrastruktur ataupun dampak kerugian.
Ancang-ancang sejumlah pengerjaan juga mulai dievaluasi.
Bahkan proses perbaikan akan segera dimulai di beberapa titik.
Desa Kloposawit menjadi salah satu wilayah terdampak yang sebelumnya sudah memakan dua korban jiwa akibat putusnya Jembatan Kali Mujur II di wilayah setempat.
Alhasil, rencana perbaikan ditarget rampung dalam satu setengah bulan ke depan.
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengatakan, kerusakan Jembatan Kali Mujur II menjadi insiden yang di luar prediksi.
Terlebih lagi jembatan itu baru saja diresmikan pada 23 September 2023 lalu.
"Tentunya kita turut prihatin terhadap bencana yang menimpa penduduk setempat. Terlebih lagi kerusakan jembatan yang sebelumnya sudah diperbaiki juga di luar dugaan, karena kembali terdampak," terangnya, Minggu (21/4).
Sebelumnya, Pj Gubernur yang juga sempat menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jatim itu lebih dulu melayat ke rumah duka almarhum Bambang dan Ngatini.
Sejumlah bantuan berupa uang tunai sebesar Rp10 juta beserta sembako.
Evaluasi rencana perbaikan sejumlah infrastruktur terdampak menjadi langkah yang diambil. Salah satunya dengan melakukan pembangunan Jembatan Kali Mujur II secepatnya.
"Jadi, akan kita recovery semua secepatnya. Untuk saat ini masih akan dirapatkan terlebih dahulu dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan usulan-usulan terkait anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan infrastruktur," tambahnya.
Informasi lain, Jembatan Kali Mujur II menjadi salah satu tanggungan Pemprov Jatim untuk dilakukan perbaikan.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim Edy Tambeng Widjaja mengatakan, secara teknis perbaikan jembatan penghubung di Desa Kloposawit ditarget akan rampung dalam satu setengah bulan ke depan.
"Bagian jembatan yang tergerus di bagian fondasinya akan diperbaiki dan diperkokoh lagi," kata dia. (has/c2/fid)
Editor : Radar Digital