Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pemkab Lumajang Hibahkan Musala dan Gereja di Desa Tempeh 

Radar Digital • Kamis, 14 Desember 2023 | 18:20 WIB
DISERAHKAN: Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni menyerahkan bangunan musala dan gereja ke PCNU dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Lumajang, Senin (11/12) lalu.
DISERAHKAN: Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni menyerahkan bangunan musala dan gereja ke PCNU dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Lumajang, Senin (11/12) lalu.

MODERASI beragama menjadi cita-cita bersama Kemenag Lumajang dan Pemkab Lumajang. Beragam upaya dilakukan untuk mewujudkannya. Terbaru, untuk menunjukkan keseriusannya, Pemkab Lumajang kini telah menghibahkan musala dan gereja yang dibangun di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh. 

Senin (11/12) lalu, Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni menyerahkan dua bangunan itu secara simbolis di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang. Harapannya, penyerahan ini bisa meningkatkan rasa toleransi antarumat beragama di Lumajang.

Yuyun mengatakan, pengelolaan bangunan musala diberikan kepada PCNU Lumajang. Sedangkan untuk bangunan gereja diberikan kepada Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Lumajang. Harapan besarnya bisa memberikan kemudahan bagi umat beragama melakukan ibadah.

“Mudah-mudahan bangunan musala dan gereja ini bisa memberikan kemudahan warga sekitar dalam melakukan ibadah, dan bisa memperkuat rasa ukhuwah. Dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya rasa toleransi beragama warga Desa Tempeh Tengah,” katanya.

Diakui, kerukunan antarumat beragama di Lumajang terbangun sejak lama. Bahkan, tingkat kerukunannya juga cukup tinggi. Terbukti di sejumlah desa hingga kecamatan yang ada di Lumajang. Seperti di Kecamatan Tempursari, Yosowilangun, dan Kecamatan Senduro.

“Cara pandang dan sikap beragama yang dianut dan dipraktikkan oleh sebagian besar masyarakat Lumajang cukup baik. Hal itu dapat dibuktikan pada sikap saling menghormati dan toleransi di antara umat agama yang berbeda bisa berjalan dengan harmonis,” pungkasnya. (son/c2/fid)

Editor : Radar Digital
#tempat ibadah #Lumajang