Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bak Bom Jatuh, Pabrik di Lumajang Meledak, Dua Orang Jadi Korban

Radar Digital • Rabu, 8 November 2023 | 22:00 WIB
KENA IMBAS: Salah satu rumah warga yang terdampak ledakan dengan jarak cukup jauh. Selain kaca yang pecah, dinding juga ada yang rusak.
KENA IMBAS: Salah satu rumah warga yang terdampak ledakan dengan jarak cukup jauh. Selain kaca yang pecah, dinding juga ada yang rusak.

KUNIR KIDUL, Radar Semeru – Ibarat bom jatuh, dentuman keras dari ledakan pabrik Albasia Nusantara Plywood, Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Lumajang, menghebohkan warga setempat. Akibatnya, sejumlah bangunan di sekeliling pabrik mengalami kerusakan. Ada juga dua korban yang mengalami luka cukup berat dan harus di larikan ke IGD RS Bhayangkara.

Indikasinya, terjadi kelebihan panas pada boiler atau ketel uap milik pabrik tripleks tersebut. Guncangan keras bak bom jatuh dirasakan mayoritas warga sekitar. Kejadian diketahui pada pukul 11.30 WIB. Dikatakan, terdapat semburan api saat terjadi ledakan dan mengenai salah satu korban.

Selain itu, bangunan di sekeliling pabrik banyak yang mengalami kerusakan. Mulai dari kaca yang pecah, atap yang rusak, hingga dinding-dinding pun ikut retak. Bahkan, material baja dari pabrik terpental hingga sejauh 200 meter dari pabrik.

Menurut salah satu warga sekitar, Suciati, 55, terjadi suara yang aneh sejak tiga hari terakhir. Hal itu membuat warga menduga adanya ketidakberesan di pabrik. "Suaranya aneh tiga hari belakangan, biasanya tidak begitu. Kalau ledakan, terjadi waktu saya tidur dan seperti bom jatuh, soalnya sangat kencang,” ucap warga yang rumahnya tepat bersebelahan dengan pabrik itu.

 

Menurutnya, pabrik sudah berdiri sekitar satu tahunan. Namun, soal izin, warga tidak ada yang mengetahui. “Sudah mulai bulan puasa berdirinya. Biasanya hanya debu buangan dari pabrik yang cukup mengganggu. Soalnya saya tepat bersebelahan,” terangnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Kunir AKP Sugeng menyampaikan, pabrik berdiri baru sekitar empat bulan lamanya. Namun, terkait izin tidak ada kepastian yang jelas. “Kalau izin dengan warga setempat, katanya sih,” ungkapnya.

 

Terkait dampak yang diberikan, Sugeng memastikan pihak pabrik akan bertanggung jawab. “Baik dua korban yang termasuk karyawan maupun bangunan, nantinya akan ada pertanggungjawaban dari pihak pabrik,” pungkasnya. (has/c2/fid)

Editor : Radar Digital
#pabrik meledak #Lumajang