KALIBOTO LOR, Radar Semeru - Nasib apes menimpa remaja pencari rumput yang masih di bawah umur asal Dusun Darungan, Desa Jatiroto Lor, Jember. Abdurrohman yang masih berusia 16 tahun hanya bisa tertunduk meratapi nasibnya. Korban yang tak sengaja melakukan pengrusakan lahan, dikeroyok warga dan videonya bahkan beredar di media sosial.
Abdurrohman yang tengah mencari rumput diduga tidak sengaja memotong bibit tebu yang masih muda di lahan salah satu warga Dusun Kotokan Desa/Kecamatan Jatiroto, Lumajang.
Pemilik lahan yang mengetahui kejadian tersebut berusaha menangkapnya, namun korban melarikan diri tetapi berhasil ditangkap oleh warga sekitar, aksi pengeroyokan pun terjadi kemarin (24/10).
Adegan pengeroyokan pada video yang beredar, terlihat korban melolong keras dan hanya bisa pasrah menerima perlakuan kasar dari kedua pelaku pengeroyokan. Perlu diketahui, anakan tebu yang dipotong remaja belia itu hanya beberapa helai bibit saja. Namun, terjangan dan hantaman yang dilayangkan pelaku justru tak memandang demikian.
Akibat perlakuan itu, korban harus menerima sejumlah luka disekujur tubuhnya. Tendangan di wajah membuat areal disekitar mulut korban lecet, terdapat juga bekas celurit yang ditempelkan pelaku di leher bagian belakang, terdapat juga rasa nyeri di dada yang juga turut dirasakan Abdurrohman.
Kapolsek Jatiroto, AKP Rudi Isyanto membenarkan kejadian tersebut, proses hukum lebih lanjut masih dilakukan, sementara, pelaku diketahui berjumlah dua orang. Adanya unsur ketidak-sengajaan dari korban juga dibenarkan. “Jadi, lebih tepatnya bukan aksi pencurian, melainkan pengrusakan yang tidak disengaja,” terang dia.
Hingga sore hari, pemeriksaan baru dilakukan kepada satu pelaku, kedua pelaku bernama Rusmanto dan Kusman. Upaya pemisuman juga sudah dimintakan ke puskesmas, yang selanjutnya akan segera dilampirkan untuk proses lebih lanjut dari Polsek Jatiroto. (has/fid)
Editor : Radar Digital