Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Yuk Cobain! Tiga Es Legendaris di Lumajang, Salah Satunya Telah Berdiri 67 Tahun

Radar Digital • Kamis, 28 September 2023 | 00:05 WIB
Legit dan menyegarkan! Es Campur Jelita, es campur legendaris di Lumajang yang telah ada sejak 1956. (instagram @esjelita)
Legit dan menyegarkan! Es Campur Jelita, es campur legendaris di Lumajang yang telah ada sejak 1956. (instagram @esjelita)

RADARJEMBER.ID – Es adalah salah satu kuliner yang cocok dinikmati saat siang hari dimana matahari sedang terik-teriknya. Es mampu menghilangkan dahaga dan membuat tubuh merasa lebih sejuk.

 

Salah satu hidangan es yang menggugah selera adalah Es Campur. Es campur adalah hidangan berbasis es yang terdiri dari berbagai bahan yang dicampur dengan es serut dan sirup manis.

 

Terdapat banyak toko yang menjual es campur di Kabupaten Lumajang. Namun, sebagai penikmat es campur pasti mencari es yang memiliki citarasa yang enak di lidah.

 

Berikut adalah 3 rekomendasi es campur legendaris di Lumajang.

 

Es campur legendaris Lumajang yang pertama adalah Es Buto Ijo. Tidak seseram namanya, Es Buto Ijo adalah es campur yang manis, nikmat, dan segar.

Minuman ini terbuat dari kelapa muda yang memberikan rasa segar, nata de coco yang memiliki rasa unik dan lembut, kolang kaling yang memiliki tekstur kenyal, dan sagu mutiara.

Kemudian ditambahkan sirup rasa melon untuk rasa manis dan menyegarkan, serta susu kental manis untuk membuat minuman ini lebih legit dan creamy. Minuman dingin ini dapat dinikmati dengan harga sekitar Rp15.000 saja.

Es Buto ini dapat dengan mudah ditemukan di pinggiran jalan daerah Lumajang.

 

Selanjutnya ada Es Anaconda yang sudah familiar di telinga masyarakat Lumajang. Meskipun namanya sama menakutkannya dengan Es Buto Ijo, minuman ini adalah minuman yang memiliki kemiripan dengan es teler. Perbedaannya terletak di tingkat rasa manis serta variasi isiannya. Harganya cukup murah, hanya berkisar Rp12.000 hingga Rp20.000 saja.

Es ini telah ada sejak tahun 2000-an dan telah menjadi minuman khas Kabupaten Lumajang. Isian minuman ini adalah es batu yang menyegarkan, sirup untuk  rasa manis, dan alpukat untuk rasa yang kaya dan tekstur yang lembut.

Selain itu kandungan kelapa muda, kolang kaling, nata de coco, selasih dan rumput laut yang menambah tekstur dan kenikmatan di setiap tegukannya.

Es Anaconda dapat ditemukan di Jl. Kh. Wachid Hasyim, Citrodiwangsan, Lumajang.

 

Es Campur terakhir yaitu Es Campur Jelita yang telah berdiri sejak 67 tahun yang lalu. Lokasinya berada di Jalan Dr. Sutomo No. 2, Kabupaten Lumajang.

Es Campur Jelita memiliki beragam topping, yakni kolang kaling, cincau, pepaya, dan melon dipadukan dalam mangkuk yang besar. Kemudian beberapa topping tersebut ditutup dengan es serut hingga membentuk bentuk gunung. Setelah semuanya tertutup es, akan dituangkan sirup manis resep rahasia keluarga.

Es Campur Jelita dibanderol dengan harga sekitar Rp10.000 hingga Rp20.000. (mm2/bud)

Editor : Radar Digital
#Kuliner #Lumajang