Kegiatan karnaval sampai saat ini masih terus berlangsung. Seperti yang kemarin terlaksana di Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh. Bukannya penonton dan peserta merasa terhibur. Yang terjadi malah sebaliknya. Acara yang awalnya berlangsung normal tiba-tiba menjadi gaduh dan ricuh.
Penyebabnya diduga karena ada penonton yang masuk dalam barisan peserta karnaval hingga dorong-dorongan dan dan menyebabkan tawuran. Ini seperti video yang diunggah kembali oleh akun Muslimin Mus di laman Facebook miliknya.
Warganet yang melihat postingan ini langsung berkomentar. Sampai warganet meminta agar gelaran tersebut ditiadakan sementara. Itu dilakukan agar ada efek jera. “Kalau sudah seperti itu diskors tahun depan. Jangan boleh lagi, biar ada efek jera. Masih banyak hal lain yang lebih bermanfaat,” tulis Mario Marty.
Mereka juga mengusulkan agar pihak keamanan dikerahkan untuk mengantisipasi hal semacam ini. Dan berharap gelaran karnaval kedepannya bisa lebih tertib dan kondusif. (dea/fid)
Editor : Radar Digital