SEJUMLAH kecamatan di Lumajang mulai disibukkan dengan gelaran karnaval. Bukan hanya pemerintah desa setempat yang super sibuk, pesertanya pun demikian. Sebab, itu dilaksanakan setahun sekali. Warga pun menyambut dengan antusias. Bahkan nomor urutan karnaval hingga mencapai puluhan angka. Salah satunya yang akan dilaksanakan oleh Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari. Sudah ada 25 nomor urut yang siap melaksanakan karnaval.
“Karnaval Tempursari mben lak start bar bedhuk. Apo’o gak balik isuk? Karnaval tahun iki jian ngeri. Mugo-mugo sound sak pesertae diparingi sehat,” tulis Iyem Asmarani, warganet.
Ada yang menduga, dengan banyaknya peserta yang ikut, karnaval bisa berlangsung sampai Subuh. Seperti yang terjadi di beberapa desa yang ada di Lumajang. “Wis ndang disiapno tenagae. Finish isuk iku,” tambah Erik Rabiba.
Namun, peserta karnaval yang terdiri atas jenjang SD hingga umun itu diduga kurang efektif. Sebab, peserta tingkat SD itu hanya menempati nomor urut pertengahan. Khawatir sampai malam hari, warganet meminta agar nomor peserta bisa diubah. “Seharusnya SD dideleh nomer siji, cekne budal awan,” tulis Ki Bagong. Namun, warga berharap kegiatan tersebut bisa berjalan lancar untuk memeriahkan HUT RI. (dea/c2/dwi)
Editor : Radar Digital