Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Informasi Lowongan Kerja Terbatas, Pencaker di Lumajang Andalkan Job Fair dari Sekolah

Radar Digital • Rabu, 23 Agustus 2023 | 20:20 WIB

 

“Disnaker Lumajang tetap memfasilitasi instansi yang menyelenggarakan job fair. Seperti yang dilakukan beberapa SMK di Lumajang.” HANUM MUBAROKAH Kabid Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Lumajang
“Disnaker Lumajang tetap memfasilitasi instansi yang menyelenggarakan job fair. Seperti yang dilakukan beberapa SMK di Lumajang.” HANUM MUBAROKAH Kabid Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Lumajang

KEPUHARJO, Radar Semeru – Bagi para fresh graduated, job fair menjadi kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan. Hal itu menjadi upaya Pemkab Lumajang menekan angka pengangguran. Namun, tahun ini Pemkab Lumajang tidak menggelar job fair lagi. Tetapi, masih memfasilitasi kegiatan job fair yang digelar sekolah atau instansi lain.

Data yang tercatat pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lumajang, ada 13 perusahaan yang berpartisipasi pada job fair tahun lalu, dengan 738 lowongan kerja dan pendaftar sebanyak 580 pencari kerja atau pencaker. Sedangkan tahun ini, program penyerapan tenaga kerja dengan job fair tidak diselenggarakan seperti sebelumnya.

Kabid Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Hanum Mubarokah mengatakan, job fair menjadi salah satu upaya mengurangi angka pengangguran di Lumajang. “Karena memang kondisi keuangan daerah yang tidak tersedia, jadi tahun ini kegiatan itu memang tidak diselenggarakan,” ungkap Hanum.

Imbasnya, informasi lowongan kerja pun terbatas bagi para pencaker di Lumajang. “Jadi, dengan keterbatasan itu tentunya kami tetap memaksimalkan tupoksi sebagai Disnaker. Tetap memfasilitasi instansi yang menyelenggarakan job fair. Seperti yang dilakukan beberapa SMK di Lumajang,” jelasnya.

Informasinya, terdapat 15 sekolah menengah kejuruan di Kota Pisang yang sudah memiliki bursa kerja khusus (BKK), sehingga dapat menyelenggarakan job fair sendiri. “Jadi, dinas memfasilitasi, pendaftaran maupun penerimaannya nantinya dilaporkan ke kami. Selain itu, BKK ini tanda daftarnya juga melalui rekomendasi dari kami," tambahnya. Meski job fair yang dilakukan SMK tersebut hanya khusus bagi alumninya, paling tidak bisa memperkecil angka pengangguran di Lumajang.

Sementara itu, Sekretaris Disnaker Lumajang, Cipto Sujarwo menambahkan, untuk bisa menyelenggarakan kegiatan job fair tentu harus mengacu pada anggaran yang disediakan. "Selain itu, tentu ada prioritas pada program apa yang harus dilaksanakan terlebih dahulu dari dana yang dimiliki,” pungkasnya. (has/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#pencari kerja #job fair