Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pelebaran Jalan Lumajang - Probolinggo, Dikerjakan Dua Sisi tapi Masih Macet

Radar Digital • Selasa, 22 Agustus 2023 | 18:20 WIB

 

DIKEBUT: Aktivitas pengerjaan pelebaran jalan di perbatasan Lumajang - Probolinggo, kemarin. Di beberapa waktu, saat ada pengerjaan, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka
DIKEBUT: Aktivitas pengerjaan pelebaran jalan di perbatasan Lumajang - Probolinggo, kemarin. Di beberapa waktu, saat ada pengerjaan, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka

MALASAN KULON, Radar Jember – Pelebaran jalan di kawasan perbatasan Lumajang - Probolinggo terus dikebut. Agar sesuai target, pengerjaan juga dilakukan bersamaan. Di sisi kanan dan kiri jalan.

Di beberapa titik, jalanan ini menyempit. Namun, secara umum lebarnya sudah mencapai tujuh meter. Cukup bagi empat kendaraan berjalan beriringan dan sudah sesuai standar. Akan tetapi, hal itu masih belum bisa menyelesaikan masalah kemacetan. Sehingga jalan dilebarkan masing-masing dua meter di sisi kanan-kiri. Total lebarnya menjadi sebelas meter.

Selama pengerjaan itu, terkadang dilakukan bersamaan. Praktis, aktivitas itu cukup menghambat pengguna jalan. Bahkan, beberapa kali diberlakukan sistem buka tutup. Tujuannya untuk mengurai kemacetan. "Bukannya tambah lancar, lalu lintas malah jadi tersendat," ungkap Yuliswati, salah satu warga Malasan Kulon, Kecamatan Leces, Probolinggo.

Menurutnya, pengerjaan yang dilakukan bersamaan membuat perjalanan cukup terganggu. Selain adanya pengerjaan di dua sisi, banyaknya material itu membuat jalan makin sempit. “Memang harus berhati-hati kalau melintas. Tidak fokus sedikit bisa jatuh ke pelebarannya. Karena perbedaan dengan jalan utamanya sebelum dipadatkan juga lumayan tinggi,” tambahnya.

Dia berharap, pelebaran jalan cepat diselesaikan. Sehingga lalu lintas kembali lancar. Termasuk soal sistem buka tutup jalan. “Kalau memang ramai lancar sebaiknya dibiarkan saja. Kecuali darurat bisa buka tutup. Semoga pengerjaan pelebaran bisa cepat selesai,” harapnya.

Terpisah, Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Jatim Andi Nugroho Jati saat dikonfirmasi menjelaskan, pelebaran jalan dilakukan dari dua wilayah bersmaan. Dari sisi Probolinggo menuju Lumajang atau utara ke selatan dan sebaliknya. Sementara, pelebaran di masing-masing titik menyesuaikan kondisi di lapangan.

Berdasar hasil uji traffic dan survei awal, lalu lintas padat biasanya terjadi saat petang hingga tengah malam. Oleh karena itu, pelebaran jalan dikerjakan pagi hingga sore hari. “Di luar jam itu off (tak ada pengerjaan,Red). Kalau pengerjaannya di masing-masing sisi, itu tergantung kontraktornya. Karena bisa jadi beda titik pengerjaan. Bisa salah satu atau kedua sisi bersamaan,” jelasnya. (kin/nur)

Editor : Radar Digital
#pelebaran jalan #Lumajang