Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pengatur Lalin Bisa sampai Delapan Polisi , Saat Kemacetan Lumajang–Probolinggo Terjadi

Radar Digital • Selasa, 8 Agustus 2023 | 18:00 WIB

 

BERJAGA: Personel Polres Lumajang mengatur lalu lintas di Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Kawasan ini menjadi salah satu titik yang sering macet.
BERJAGA: Personel Polres Lumajang mengatur lalu lintas di Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Kawasan ini menjadi salah satu titik yang sering macet.
 

 

 LUMAJANG, Radar Jember – Kepadatan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Lumajang utara yang berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo belum sepenuhnya lancar. Saat ada gangguan sedikit, seperti kecelakaan, pasar kaget, atau peningkatan volume kendaraan, jalur itu pasti tersendat.

Kondisi yang demikian membuat petugas harus bekerja ekstra. Setiap hari, petugas kepolisian setempat maupun Satlantas Polres Lumajang menerjunkan personel untuk bergantian berjaga. Bahkan, ada sifnya.

Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kemacetan yang biasanya terjadi tidak terlalu panjang. Demi lalu lintas bisa secepatnya kembali normal. “Upaya kami dengan penebalan jalur utara. Personel disebar di titik-titik rawan,” kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Radyati Putri Pradini.

Putri menyebut, jika kondisi jalan normal, biasanya personel yang turun ke lapangan adalah anggota Polsek Ranuyoso. Sebab, wilayah tersebut masuk Kecamatan Ranuyoso. Jumlahnya juga tidak banyak. Cukup dua personel. Namun, jika kondisinya macet cukup parah hingga lalu lintas tersendat, personel akan ditambah.

“Bisa sampai delapan personel. Mereka akan mengatur lalu lintas dari beberapa titik. Itu juga untuk mengurai kemacetannya. Termasuk di persimpangan, rel kereta api, atau area titik macet lainnya,” jelasnya.

Saat terjadi kemacetan, kondisinya juga bisa berbeda-beda. Sehingga, pihaknya memberlakukan pergantian personel (sif) hingga dua kali. Biasanya pagi hingga pukul 18.00. Selanjutnya bertugas hingga pagi. “Kami juga harus memastikan itu bisa terurai. Ketika terurai dan lalin lancar, kami tarik petugas,” imbuhnya.

Menurutnya, itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab personel terhadap masyarakat. Sebab, kehadiran personel untuk mengurai kemacetan bisa membuat perjalanan pengendara menjadi lancar. Meskipun terkadang penguraian cukup lama karena sejumlah faktor, dia berpesan agar pengendara tetap sabar. “Ikuti arahan petugas yang di lapangan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, jalur di Kecamatan Klakah, Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, sampai di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, kerap macet. Kondisi ini membuat banyak orang mengeluh lantaran sudah beberapa tahun terjadi, namun pemerintah belum mampu mengatasinya. Semua pihak berharap agar kemacetan yang sering terjadi bisa diatasi oleh para pemangku kebijakan, seperti Pemkab Lumajang dan Probolinggo, Provinsi Jatim, maupun pemerintah pusat. (kin/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#Kemacetan #polres lumajang