LUMAJANG, RADARJEMBER.ID - Sendang Arya Wiraraja saat ini terbilang kurang perawatan dan peminat. Meski demikian, nyatanya tempat wisata yang berada di desa Wonorejo Kecamatan Kebonjajang itu masih cocok untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata. Jarak yang tak jauh dari perkotaan dan akses yang mudah menjadi alasannya.
Sejarah yang dikenal masyarakat Lumajang menjadikannya masih sering dikunjungi sebagai tempat rekreasi dan pertemuan.
Tempatnya nyaman untuk bersantai masih bisa dirasakan bagi pendatang maupun warga sekitar. Tidak adanya pungutan biaya bagi pengunjung membuat Sendang Arya Wiraraja bisa dinikmati semua kalangan.
Hal itu dirasakan rombongan Yayasan Bintang Sembilan yang berasal dari Kecamatan Randuagung, Lumajang saat melakukan pertemuan di kawasan wisata bersejarah tersebut.
Meski tidak terlalu wah, pemandangan dan nuansa alam yang disajikan masih memberikan kenyamanan. "Hal itu sudah menjadikannya sangat bagus untuk dinikmati," ujar Samhari, salah satu anggota yayasan.
Meski telaga yang menjadi icon wisata sudah tertutup seluruhnya oleh rumput yang tumbuh mengambang, namun demikian sejarah yang ada masih menjadi sesuatu yang harus dikunjungi sehingga wisatawan bisa merasakan sendiri kenyamanan di dalamnya.
"Telaga dulunya diyakini merupakan tempat mandi para raja, jadi harus datang sendiri agar berkesan," tambahnya.
Samhari sangat menyayangkan tempat bersejarah yang dulunya indah saat ini sudah dalam kondisi tidak terawat.
Meskipun demikian pemandangan alam pedesaan yang tenang menjadikannya masih sering dia kunjungi. "Biasanya terkadang masih sering saya kunjungi saat senggang," kata lelaki paruh baya itu.
Hal serupa juga dirasakan anggota rombongan lain. Hamid mengungkapkan kesan pertamanya saat datang ke tempat wisata itu.
Dia mengatakan, meski baru pertama kali berkunjung tapi keasrian yang ada membuat wisata itu masih cocok untuk didatangi lagi nanti.
"Tempat yang nyaman untuk liburan dan bercengkrama bareng teman atau keluarga," tuturnya. (mg1/sil)
Editor : Maulana Ijal