Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Semeru Keluarkan Guguran Sejauh 5 KM, Erupsi Terekam Seismograf dengan Amak 23 Milimeter Berdurasi 10 Menit

Radar Digital • Kamis, 29 Juni 2023 | 01:06 WIB

 

LUNCURKAN APG: Kondisi Gunung Semeru setelah beberapa menit mengeluarkan awan panas guguran (APG) sepanjang 5 kilometer pada malam hari, awal pekan kemarin.
LUNCURKAN APG: Kondisi Gunung Semeru setelah beberapa menit mengeluarkan awan panas guguran (APG) sepanjang 5 kilometer pada malam hari, awal pekan kemarin.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID - Selama sepekan ini, setidaknya ada empat kali Gunung Semeru erupsi. Terhitung sejak tanggal 21 Juni 2023 lalu.

Namun, erupsi yang meluncurkan awan panas guguran (APG) itu terjadi pada Senin (26/06) pukul 19.10. Bahkan, jarak luncurnya kabarnya sejauh 5 kilometer dari puncak gunung.

Sebelumnya, pada hari Jumat (23/06) lalu, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu juga mengeluarkan APG sepanjang 3,5 kilometer.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar gunung diimbau untuk selalu waspada. Sebab, sampai saat ini status gunung itu masih berada pada tingkat aktivitas level III atau level siaga.

Petugas Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Rosyid mengatakan, APG itu terlihat cukup jelas dari pos pantau yang terletak di Dusun Curahkobokan, Desa Supituruang, Kecamatan Pronojiwo.

Aliran lahar yang berwarna merah itu meluncur ke aliran arah Besuk Kobokan. “Informasinya itu kolom abu teramati kurang lebih 1,5 kilometer di atas puncak," terangnya.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga cokelat dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan timur. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum (amak) 23 milimeter dan durasi kurang lebih selama sepuluh menit,” imbuhnya.

Rosyid meminta warga yang tinggal di sekitar Gunung Semeru untuk selalu mematuhi setiap rekomendasi dan peringatan yang dikeluarkan oleh petugas Pos Pantau Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur.

Sebab, rekomendasi yang diberikan itu merupakan bentuk mitigasi bencana yang sudah disiapkan dengan matang.

“Jadi, pos pantau ini melakukan pemantauan berdasar pengamatan real time. Jadi, kami imbau sekali lagi untuk masyarakat Lumajang terus waspada," ujarnya.

"Karena selama tiga hari terakhir ini terdapat APG yang memiliki jarak luncur lumayan jauh. Apalagi Gunung Semeru masih berada pada level siaga,” pungkasnya. (son/c2/fid)

Editor : Radar Digital
#awan panas guguran #erupsi semeru #Lumajang