Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Produksi Telur Ayam Menurun, Berimbas pada Harga Pangan Komoditas Lainnya

Safitri • Sabtu, 3 Juni 2023 | 20:42 WIB
DITATA: Salah satu pedagang Pasar Lumajang baru saat menata telur ayam, beberapa waktu lalu. Hingga kini, masih ada beberapa komoditas dapur yang mahal.
DITATA: Salah satu pedagang Pasar Lumajang baru saat menata telur ayam, beberapa waktu lalu. Hingga kini, masih ada beberapa komoditas dapur yang mahal.
TOMPOKERSAN, Radar Semeru - Belakangan ini, harga komoditas dapur di Lumajang masih belum turun. Terutama daging ayam dan telur ayam. Sebab, hingga kemarin, harganya masih jauh di atas harga rata-rata pasar di Jatim.

BACA JUGA : Ekskavator Proyek Distop Warga, Warga Ingin Penjelasan Perizinannya

Hal itu disebabkan beberapa faktor. Pada daging ayam, faktor penyebabnya adalah harga pakan ayam yang naik. Hal itu berdampak pada produksi ayam yang turun. Sementara, pada telur, cukup banyak peternak yang gulung tikar. Akibatnya, produksi telur juga ikut berkurang.

"Dengan kata lain, produksi baik daging ayam maupun telur ayam mengalami penurunan. Sehingga ketersediaannya tidak banyak," ujar Kepala Bidang Perdagangan dan Metrologi Legal Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang Hisbullah Hadi Kurniawan.

Wawan, sapaan akrabnya, menjelaskan, kondisi itu tidak hanya terjadi di Lumajang. Namun, hampir di semua daerah. Khususnya di Blitar. Sebab, selain di Lumajang, produk telur itu diambil dari Blitar.

Meski demikian, dirinya memastikan stok keduanya masih aman. "Walaupun ada penurunan, ya, secara umum di pasar-pasar Lumajang masih tersedia semua," tambahnya.

Menurutnya, kenaikan harga itu sudah biasa dan menjadi mekanisme pasar. Meski masih dijual di atas harga rata-rata, dia meyakini tidak akan bertahan lama. Sebab, saat ini kebutuhannya sudah kembali normal.

"Kalau puasa, menjelang Lebaran, atau setelahnya memang terjadi kenaikan. Kalau sekarang perlahan-lahan sudah turun meskipun tidak banyak. Harapannya, ini akan kembali normal dalam waktu beberapa hari ke depan," jelasnya.

Wawan juga mengimbau agar masyarakat membeli kedua komoditas itu sesuai kebutuhan. Artinya, tidak melakukan panic buying dengan membeli daging maupun telur dalam jumlah banyak dan menyimpannya. (kin/c2/fid) Editor : Safitri
#Lumajang