Tulang belulang ini kali pertama ditemukan oleh Bunah,54, warga setempat. Saat itu, Bunah tengah mencuci plastik bekas kotoran ayam di Sungai Belem. Di tengah aktivitas itu, tangannya menyentuh sebuah benda yang berada di dasar sungai. Saat ditarik, dirinya terkejut. Sebab, benda yang ditemukannya itu adalah tulang manusia.
BACA JUGA: Setahun Nganggur, Warga Lumajang Minta Mesin Sedot Pasir Beroperasi Lagi
Satu potongan tulang itu membuatnya semakin penasaran. Akhirnya, dia mencoba mencari benda serupa di sekitar lokasi itu. Benar saja, beberapa potongan tulang bagian lain ditemukan.
“Di dasar sungai. Saya angkat dan kelihatannya tulang manusia. Kayaknya sih bagian paha. Terus saya temukan lagi di sebelahnya ada beberapa tulang lagi. Berceceran tidak jadi satu tempat,” katanya, kemarin.
Total, dia menemukan sembilan potongan tulang. Bunah meyakini, tulang belulang yang ditemukannya itu bagian dari tengkorak manusia yang ditemukan anak-anak, beberapa hari lalu.
Dua hari sebelumnya, Dana, 13, mengaku, telah menemukan tengkorak manusia. Jaraknya sekitar seratus meter dari lokasi yang ditemukan Bunah. Tidak hanya menemukan, Dana juga sempat membawa pulang tengkorak itu.
Namun, tetangga sekitar yang mengetahui itu, memintanya membuang kembali ke sungai. “Saat saya temukan itu, kondisinya masih kotor. Masih banyak belatung dan ada bagian kulit kepala. Bagian giginya juga masih ada. Saya bersihkan di sungai dan saya bawa pulang ke rumah untuk dikuburkan di sekitar rumah,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Sumbersuko AKP Nurkamim membenarkan temuan tulang oleh warganya itu. Saat ini, pihaknya tengah menyelidiki asal usul tulang tersebut. Sebab, belum ada laporan mengenai orang hilang yang masuk ke padanya dalam beberapa hari terakhir.
“Memang benar ada penemuan tulang belulang manusia. Tadi kami juga menggelar olah TKP dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Sampai saat ini kami juga belum mengetahui identitas Mr. X. Karena sejauh ini belum ada laporan adanya orang hilang,” pungkasnya. (kin)
Reporter: Muhammad Sidkin Ali
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital