Warga beramai-ramai melihat ular itu dari samping sungai. Beberapa di antaranya mendokumentasikan dari atas Jembatan Jalan Mayor Kamari Sampurno.
BACA JUGA: Tiga Korban Laka Sudah Pulang, Dua Lainnya Dirawat Intensif di RSUD
Melihat ular masih di sungai, salah satu warga langsung melompat ke sungai. Achmad Dany, warga yang tinggal dekat sungai nekat terjun tanpa alat pelindung diri (APD). Setelah berjibaku beberapa menit, ular yang menggegerkan warga itu akhirnya berhasil ditangkap.
Aksi itu dilakukan Dany sendirian. Meski ukurannya besar, dia menangkap tanpa bantuan alat alias tangan kosong, bahkan tanpa bantuan orang lain. "Kejadiannya pagi sekitar pukul 6.30. Saya diberi tahu anak saya ada orang-orang melihat ular di sungai. Saya keluar terus lompat ke sungai untuk menangkapnya," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semeru.
Lelaki yang tinggal di dekat sungai ini mengaku tidak gentar menangkapnya sendiri. Alhasil, aksinya ini viral di beberapa media sosial. Dalam beberapa video yang beredar, ular itu sempat melilit tangan dan badannya. Namun, dengan tenang, dia bisa menjinakkan ular itu.
Pantauan di lapangan, ular jenis sanca kembang ini memiliki panjang sekitar tiga meter. Kini, ular diamankan di bekas mesin cuci dan ditutup rapat. Sementara bagian mulut ular sudah diplester. "Yang penting sudah saya amankan dulu," katanya.
Dia menambahkan, ular ini sempat muncul sekitar dua pekan lalu. Dirinya hendak menangkapnya. Namun, ular itu masuk ke lubang sungai. Ular kembali muncul pagi tadi. "Saya beranikan diri untuk menangkapnya," tambahnya.
Dany belum mengetahui apa langkah selanjutnya. Namun, warga sudah menginformasikan penangkapan ular itu. Hingga pukul 12.00, ular masih diamankan di rumahnya. Warga yang penasaran pun datang bergantian untuk melihat. (*)
Reporter: Muhammad Sidkin Ali
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital