Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 18.30 kemarin. Kecelakaan bermula ketika sebuah truk dengan nomor polisi N 8653 EN yang dikemudikan Jasmadi, 46, warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, melaju dari arah utara ke selatan. Sesampainya di tikungan dan turunan sebelum jembatan, truk tiba-tiba oleng hingga terguling ke kanan.
BACA JUGA: Trio Atlet Sepeda Lumajang Sapu Bersih Medali Sea Games 2023
Di waktu bersamaan, dua motor melintas tepat di samping truk dari arah berlawanan. Tujuh orang yang berada di dua motor berbeda itu akhirnya tertimpa kendaraan bongsor itu bersama muatannya.
Sepeda motor jenis Honda Vario yang dikendarai Toyibi, 47, bersama istrinya Nurhayati, 43, serta dua anaknya, Mei, 14, dan Adam, 5. Mereka adalah warga Desa Tempeh Kidul, Kecamatan Tempeh. Sementara motor lain jenis Yamaha Mio dikendarai Hidayat, 33, bersama istrinya Illa, 28, dan putranya, Farel, 3,5, warga Desa Babakan, Kecamatan Padang.
Toyibi dan istrinya meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan, lima korban lainnya dilarikan ke Puskesmas Tempeh untuk mendapatkan pertolongan pertama. Tak berselang lama, seluruh korban dirujuk ke RSUD dr Haryoto Lumajang.
Sopir truk tebu, Jasmadi, mengaku dirinya melaju pelan. Dia juga berdalih muatannya saat itu tidak terlampau tinggi atau melebihi muatan. Akan tetapi, saat melintasi tikungan, tiba-tiba truk terguling ke kanan.
"Tidak tinggi (muatan tebu, Red). Tiba-tiba langsung roboh ke kanan. Tidak ada kendaraan lagi. Hanya sepeda motor," ujarnya, seusai kejadian.
Sementara, personel Polsek Tempeh Bripka Doni Febrianto mengatakan, pihaknya masih mendalami penyebab kecelakaan yang menewaskan dua orang dan menyebabkan lima luka berat tersebut. Namun, dugaan sementara, kata Doni, truk tebu berjalan dengan muatan lebih dari ketentuan atau over dimension overload (ODOL).
"Saat ini penyebabnya masih dalam penyelidikan. Semua korban langsung kita evakuasi ke puskesmas. Sopir dan barang bukti berupa truk dan dua motor juga sudah kami amankan," pungkasnya. (*)
Reporter: Muhammad Sidkin Ali
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital