BACA JUGA : Produk Pupuk Organik Jember Perlu Uji Coba pada Semua Jenis Tanah
Kabid Pengembangan Nilai-nilai Kesatuan Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lumajang Nur Samsi mengatakan, seluruh calon paskibraka hadir mengikuti seleksi. Total ada 137 calon paskibraka. Mereka berhak mengikuti setelah lolos seleksi pada tahap wawasan kebangsaan dan intelegensia umum.
Data yang dihimpun, calon paskibraka kini didominasi oleh siswa putra. Yakni sebanyak 78 siswa. Sementara, siswa putri hanya 59 siswa. "Ini hasil seleksi terbaru. Kalau sejak awal, total lebih dari 300 siswa yang mendaftar," katanya.
Menurutnya, antusiasme siswa kelas X mengikuti seleksi ini cukup tinggi. Sebab, tahun ini pendaftarnya merata hampir semua kecamatan. Bahkan siswa calon paskibraka dari Pronojiwo maupun Tempursari juga lolos. Meski demikian, mereka harus menjalani tahapan seleksi secara ketat. Khususnya saat PBB yang digelar, kemarin.
"Seleksi hari ini (kemarin, Red) dibagi beberapa kelompok. Sementara, tim penguji dari unsur TNI, Polri, alumni paskibraka, Bakesbangpol, juga Dispora," ujarnya. Dia menerangkan, tahun ini ada sejumlah perubahan dalam seleksi paskibraka. Salah satunya sistem penilaian. Sebab, semua nilai terintegrasi dengan sistem data Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
"Jadi, sifatnya bukan sistem gugur lagi. Tetapi, nanti dari akumulasi nilai yang didapat calon paskibraka. Karena setelah PBB, mereka masih harus menjalani dua seleksi lagi. Yakni seleksi kesamaptaan atau uji fisik dan seleksi kepribadian," terangnya.
Rencananya, lanjut Samsi, keduanya akan dilaksanakan pada awal Mei mendatang. Oleh karena itu, dirinya meminta agar seluruh calon paskibraka menjaga kondisi fisik dan kesehatannya.
"Baru setelah seleksi kepribadian, secepatnya kami akan umumkan nama-nama yang lolos. Yang pasti, kebutuhan formasi sebanyak 77 pasukan. Putri sebanyak 36 siswa dan putra diambil 41 siswa," jelasnya. (kin/c2/fid) Editor : Safitri