BACA JUGA : Teken Surat Palsu atas Nama Bupati Jember, Tangkap Pembuat & Penyebar Hoax
“Bantuan yang datang ke Lumajang tidak sebanyak yang datang pada erupsi setahun lalu. Memang ada, tetapi kami amankan ke tempat penyimpanan supaya kami kemas terlebih dahulu,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Patria Dwi Hastiadi.
Bantuan tersebut berupa beras, gula, minyak, mi instan, snack, kasur, selimut, tabung LPG, dan lainnya. Sebelumnya, ketika ada pengungsi di beberapa titik, bantuan itu untuk memenuhi kebutuhan dapur umum dan pengungsi. Tetapi, karena lokasi pengungsian sudah sepi, kini seluruhnya diamankan.
“Sekarang sudah kami kemas. Pengungsi dari Dusun Kajar Kuning yang sebelumnya belum mendapat rumah, sekarang sudah dapat hunian. Untuk yang di zona merah sekarang sudah mengantre menunggu panggilan. Nah, bantuan yang sudah kami kemas itu akan kami berikan ke mereka,” tambahnya.
Patria melanjutkan, meskipun berada dalam tahap masa transisi, Pemkab Lumajang tetap melakukan penanganan darurat untuk segera memindahkan seluruh korban yang berada di zona merah ke tempat relokasi. Termasuk memastikan seluruh kebutuhan korban terdampak tetap terpenuhi sampai menempati hunian.
“Kurang lebih kan ada sekitar 600 korban terdampak yang kemarin mengungsi. Ya, bantuan ini akan kami habiskan untuk mereka. Jadi, benar masa tanggap darurat telah berakhir. Tetapi, kami tetap memberikan hak yang seharusnya mereka terima,” pungkasnya. (son/c2/bud) Editor : Safitri